Mau Cari Oleh-oleh Khas NTT? Hanya di Pusat UKM C & A

Pusat Oleh-oleh C & A menjual berbagai tenunan, namun tapi ada juga pangan lokal, aksesoris untuk kaum perempuan, gantungan kunci dan lainnya

Mau Cari Oleh-oleh Khas NTT? Hanya di Pusat UKM C & A
POS-KUPANG.COM/PAUL BURIN
Roy menjelaskan tentang makna motif tenun ikat kepada seorang wisatawan mancanegara di C & A 

KUPANG, PK - Jika pemerintah dan swasta di Kota Kupang melakukan banyak event, maka dampaknya kota ini akan semakin ramai. Arus kunjungan wisatawan juga tak kecil.

Pun perajin yang menggeluti usaha kecil dan menengah akan mendapatkan dampak ekonomis dari kegiatan-kegiatan itu.

Owner Pusat Oleh-oleh Nusa Tenggara Timur (NTT) C&A, Rikardus Outniel Yunatan mengatakan hal ini ketika ditemui Pos Kupang di Sentra UKM C&A di Jalan Frans Seda (DTM), Kupang, Kamis (1/8/2019). Roy, demikian panggilan Rikardus, mengatakan, dengan berbagai event, kerajinan itu akan dibeli pengunjung.

Selama ini kata Roy, arus kunjungan ke Sentra UKM C&A cukup banyak baik masyarakat lokal maupun dari luar bahkan dari manacanegara.

"Secara statistik, wisatawan dari luar daerah lebih banyak. Jika ada event, kerajinan di sini akan cepat terjual," kata Roy.

Promo Rak Serbaguna Hanya Rp 699 di Ace Hardware Lippo Plaza Kupang

Inilah Sosok Maxwell Armand, Suami Jennifer Jill Sebelum Menikahi Ajun Prawira, Hartanya Segini Lho!

Karena nama Pusat Oleh-oleh NTT C&A cukup terkenal, kata dia, banyak wisatawan yang berbelanja di sini. Di C&A tak hanya tersedia tenunan, namun Oleh-oleh Khas NTT seperti pangan lokal, aksesoris untuk kaum perempuan, gantungan kunci dan kerajinan lainnya.

Di sana juga tersedia kuliner lokal. Roy mengemas lokasi yang bersebelahan langsung dengan RS Kartini, itu sebagai pusat destinasi.

Selain berbelanja berbagai kebutuhan khas NTT juga pengunjung boleh menikmati menu-menu khas NTT. Ke depan, Roy merencanakan akan menyediakan sebuah panggung bagi musisi dan penyanyi lokal untuk perfom.

"Kami sedang memersiapkannya, termasuk akan membuka C&A dan kuliner 24 jam. Saat ini kami buka dari pukul 08.00 sampai pukul 23.00 Wita," katanya.

Roy menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kupang yang telah memberi lokasi itu untuk pengembangan kepariwisataan NTT. Juga kepada Pemkot dan DPRD Kota Kupang yang memberi suport tak kecil sehingga usaha ini dapat berjalan dengan langgeng.

Halaman
12
Penulis: Paul Burin
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved