BREAKING NEWS:Kajari TTS Tahan Jimmy Unbanunaek, Tersangka Dugaan Korupsi Embung Mnele Lete

Kejari TTS kembali tahan satu tersangka dugaan korupsi Bendungan Mnele Lete, Jimmy Unbanunaek

BREAKING NEWS:Kajari TTS Tahan Jimmy Unbanunaek, Tersangka Dugaan Korupsi Embung Mnele Lete
POS-KUPANG.COM/ DION KOTA
Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete, Jimmy Unbanuek menggunakan rompi tahanan Kejari TTS berwarna merah hendaki menaiki mobil tahanan Kejari TTS 

Kajari TTS Tahan Jimmy Unbanunaek, Tersangka Dugaan Korupsi Embung Mnele Lete

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM |  SOE - Setelah menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete pada Kamis kemarin, hari ini, Jumat (2/8/2019) malam, Kejaksaan Negeri TTS menahan tersangka ke empat, Jimmy Unbanuek di Rutan Soe untuk 20 hari ke depan.

Jimmy Unbanuek tiba di kantor Kejaksaan Negeri TTS sekitar pukul 14.00 WITA didampingi kuasa hukumnya Novan Manafe, SH Cs untuk memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri TTS guna diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka.

Usai tiba, Jimmy masih menyempatkan diri duduk beberapa saat di halaman depan kantor Kejaksaan Negeri TTS menunggu Jaksa Penyidik yang sedang keluar makan siang.

Sekitar pukul 14.15 WITA Jaksa penyidik, Kapidsus Kejari TTS Khusnul Fuad, SH tiba bersama jaksa Primawibawa Rantjalobo, SH., MH kembali ke kantor Kejaksaan Negeri TTS usai makan siang.

Kapidsus Khusnul langsung menyapa tersangka dan kuasa hukumnya dan mengajak masuk ke ruangan guna diperiksa.

Jimmy diperiksa terkait kapasitasnya sebagai pihak yang mengerjakan proyek Embung Mnele Lete. Jimmy diperiksa secara estafet oleh jaksa penyidik Khusnul Fuad dan Primawibawa Rantjalobo hingga pukul 20.00 WITA.

Ini Permintaan Tokoh Masyarakat Kabupaten Kupang Soal Proyek Obsevatorium Timau

Usai diperiksa, tersangka bersama keluarganya meminta ijin untuk berdoa bersama di aula Kejari TTS sebelum dibawa ke Rutan Soe.

"Tersangka meminta ijin untuk berdoa bersama keluarganya yang sudah menunggu sejak awal pemeriksaan untuk memberikan kekuatan kepada tersangka. Oleh sebab itu kita persilahkan menggunanakan aula," ungkap Khusnul.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved