BREAKING NEWS: Oknum Kepala SD di Maumere Tampar Murid Pakai Nasi Kuning

Kekerasan anak kembali terjadi di Maumere, Kabupaten Sikka. Seorang siswi sekolah dasar ditampar kepala sekolahnya dengan nasi kuning

BREAKING NEWS: Oknum Kepala SD di Maumere Tampar Murid  Pakai Nasi Kuning
Pos Kupang/ant
Kekerasan terhadap anak, kekerasan anak, kdrt, korban kekerasan, anak ditampar (ANTARA News / Insan Faizin Mubarak)

Oknum Kepala SD di Maumere Tampar Murid  Pakai Nasi Kuning

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Miris, kekerasan kembali menimpa seorang siswi sekolah dasar di Maumere, kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Kamis (1/8/2019).

Ia ditampar dengan nasi kuning yang baru saja dibeli dari pedagang di kompleks sekolah, oleh sang kepala sekolah. Sang kepala sekolah tidak terima korban membeli makanan di luar kantin sekolah. Nasi kuning yang masih dalam bungkusan itu pun tercecer.

Kekerasan itu terjadi di SDI Madawat, Kota Maumere, Pulau  Flores pada jam istirahat sekira pukul 08.30 WITA. 

Pada siang itu, MRAK Murid kelas VI  bergegas   ke pagar sekolah membeli  nasi  bungkus  seharga   Rp 2.000 yang dijajakan  penjual di  luar pagar sekolah. Nasi   kuning ini  akan  dimakan bersama  dengan  rekan sekelas,  KCNK.

Tak  terlintas dalam benak  MRAK,  niatnya membeli sebungkus  nasi kuning berisi telur goreng diiris-iris kecil  akan  jadi  masalah.

Rupanya  Kepala   SDI, Nurma Ningsih menyaksikan gerak-gerik  MRAK keluar halaman sekolah.

Nurma Ningsih  mendekati MRAK mengambil paksa nasi kuning, seketika menamparkan dengan nasi kuning.  Mika plastik  berisi nasi  kuning tercecer jatuh ke halaman sekolah.

Terkait Buku DN Aidit, MUI Jawa Timur Sayangkan Sikap Najwa Shihab dan Glenn Fredly

Tak   hanya  memarahi  MRAK,  kepala sekolah  juga membentak  penjual nasi  kuning di luar pagar  sekolah mengatakan sekolah menyiapkan kantin bagi anak-anak. Tak   ayal,  bentakan  Nurma  Ningsih   memicu amarah  balik, namun  ia  akhirnya menghindar ke dalam ruangan kerja.

MRAK  mengaku  tidak menyangka  akan  ditampar  kepala  sekolah. Setelah ditampar, dia bergegas ke ruangan kelas  menahan  rasa sakit.

Pengamatan  POS-KUPANG.COM,  pada istirahat kedua  banyak murid membeli jajanan  di luar halaman sekolah. Mereka mengaku setiap   hari  belanja di pedagang yang ada di sekitar sekolah.

Luar Biasa! Hanya Makan Tempe Tahu, Berat Wanita Turun Hingga 43 kg, yuk Intip Pola Makannya!

Kepala SDI Madawat, Nurma Ningsih  mengakui  perbuatanya.  Ia  melakukan pertemuan  dengan  guru  memediasi  pertemuan dengan  orangtua anak.

“Saya bersalah karena khilaf. Saya  akan  minta maaf kepada siswi dan  orangtuanya,” kata  Nurma Ningsih.  (laporan wartawan  pos-kupang.com, eginius  mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved