Direktur PT Angkasa Pura II Ditangkap KPK, Begini Komentar Dewandono Prasetyo Nugroho

Direktur PT Angkasa Pura II Ditangkap KPK, Begini Komentar Dewandono Prasetyo Nugroho

Direktur PT Angkasa Pura II Ditangkap KPK, Begini Komentar Dewandono Prasetyo Nugroho
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA
Lobi kantor PT Angkasa Pura II di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Direktur PT Angkasa Pura II Ditangkap KPK, Begini Komentar Dewandono Prasetyo Nugroho.

PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan, pihaknya menghormati proses hukum terkait operasi tangkap tangan KPK yang menjaring salah satu Direktur PT Angkasa Pura II.

Plt VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Dewandono Prasetyo Nugroho menyatakan, AP II mendukung penuh kepatuhan hukum.

Jokowi Bagikan Cerita Gading Jansen Lewat Akun Facebook Alasan Banyak Orang Batak Jadi Pengacara

"PT Angkasa Pura II (Persero) menghormati proses hukum terkait pemeriksaan Direktur Keuangan perseroan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Dewandono dalam siaran pers, Kamis (1/8/2019).

Dewandono menyatakan, AP II akan bekerjasama dengan pihak berwenang dalam perkara tersebut. Ia menambahkan, kegiatan operasional perusahaan berjalan dengan sebagaimana mestinya meskipun salah satu direkturnya dicokok KPK.

Terungkap Alasan Suami Siti Badriah Krisjiana Baharuddin Unggah Foto Tanpa Busana Istrinya di Kolam

Sebanyak lima orang yang terdiri dari direksi PT Angkasa Pura II, pihak PT INTI, dan pegawai kedua BUMN tersebut ditangkap KPK pada Rabu (31/7/2019) kemarin.

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengamankan barang bukti uang tunai pecahan Dolar Singapura yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, transaksi suap itu diduga terkait dengan proyek yang dikerjakan oleh PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI). (Kompas.com/Ardito Ramadhan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Direkturnya Ditangkap KPK karena Dugaan Suap, ini Tanggapan AP II",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved