Mitos atau Fakta Mandi Malam Benarkah Bisa Sebabkan Paru-paru Basah? Berikut Penjelasannya

Mitos atau Fakta Mandi Malam Benarkah Bisa Sebabkan Paru-paru Basah? Berikut Penjelasannya.

Mitos atau Fakta Mandi Malam Benarkah Bisa Sebabkan Paru-paru Basah? Berikut Penjelasannya
Net
Mitos atau Fakta Mandi Malam Benarkah Bisa Sebabkan Paru-paru Basah? Berikut Penjelasannya. 

Pada malam hari, suhu udara cenderung lebih dingin.

Ini membuat risiko terjadinya infeksi paru-paru dapat meningkat.

Pasalnya, udara dingin dapat membuat saluran pernapasan Anda kering sehingga lebih rentan terinfeksi.

Namun faktor ini saja tidak cukup untuk membuat seseorang mengalami infeksi paru-paru.

Masih banyak faktor lain yang terlibat. Misalnya daya tahan tubuh dan riwayat penyakit sebelumnya.

Mandi malam-malam justru terbukti bermanfaat

Dari penjelasan di atas diketahui bahwa mandi malam bukan penyebab utama paru-paru basah.

Sebenarnya, mandi malam malah menawarkan banyak manfaat kesehatan, lho!

Salah satunya membuat Anda lebih cepat tidur nyenyak.

Setelah seharian beraktivitas, guyuran air dapat memberikan efek kesegaran sehingga membuat tubuh dan pikiran Anda lebih rileks.

Sehabis mandi, Anda pun akan merasakan sensasi dingin.

Nah, sensasi dingin inilah yang mendorong Anda untuk tidur lebih cepat.

Mandi di malam hari juga membantu meningkatkan sirkulasi darah untuk menjaga suhu tubuh yang ideal.

Paparan suhu dingin juga dapat memicu sistem perdarahan untuk mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Selain itu, mandi malam hari juga dapat membantu mencegah timbulnya jerawat dan masalah kulit lainnya.

Ya, sehabis seharian beraktivitas, tubuh Anda pasti dipenuhi keringat, debu, dan bakteri.

Ketika mandi di malam hari, setidaknya saat tidur tubuh Anda sudah dalam keadaan bersih.

Dengan begitu, Anda tak perlu takut muncul jerawat secara tiba-tiba di pagi hari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul https://sains.kompas.com/read/2019/07/26/170000823/mitos-atau-fakta-mandi-malam-sebabkan-paru-paru-basah-?page=all

Editor: maria anitoda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved