RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Klaim 1,5 Miliar Setiap Bulan ke BPJS Kesehatan, Simak YUK

-Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur pada setiap bulan melakukan klaim ke BPJS Keseh

RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Klaim 1,5 Miliar Setiap Bulan ke BPJS Kesehatan, Simak YUK
POS KUPANG/JOHN TAENA
Direktur RSUD Umbu Rara Meha, dr. Lely Harakai 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur pada setiap bulan melakukan klaim ke BPJS Kesehatan sebesar Rp 1,5 miliar.

Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Dokter Lely Harakai, M.Kes menyampaikan itu ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (23/7/2019).

Dokter Lely nengatakan pada setiap bulan pihaknya mengklaim BPJS sebesar 1.5 miliar rupiah.

"Rata-rata 1,5 M,"kata Dokter Lely.

Kata Dokter Lely, pada setiap bulan pihaknya selalu mengajukan klaim ke BPJS Kesehatan. Namun, pihak BPJS Kesehatan selalu molor dalam membayar klaim tersebut kepada pihaknya.

Dokter Lely mengaku, sejak pengajuan klaim dari bulan Januari, Frebuari, Maret, April, Mei, dan Juni 2019, pihak BPJS Kesehatan sudah membayar sampai dengan bulan Maret Tahun 2019. Sedangkan bulan April, Juni, belum dibayar klaim itu.

Artis Komedian ini Ternyata Sudah Lama jadi Incaran BNN, Simak Kisahnya

BREAKING NEWS: Tabrak Truk Sedang Parkir, Satu Korban Meninggal Dunia

"Sampai sekarang yang sudah dibayar yang Maret. Molor,"kata Dokter Lely.

Sementara itu, terkait masalah klaim yang dihadapi pihaknya adalah lamanya proses verifikasi, namun disisi lain juga ada keselahan pihaknya sendiri di dalamnya.

"masalah yang dialami adalah lamanya proses verifikasi, tapi juga ada kesalahan RS di dalamnya,"ungkap Dokter Lely.

Sementara terkait perawat dan pasien kerap mengeluhkan jasa, mengapa itu terjadi dan apakah ada hubunganya dengan klaim ke BPJS Kesehatan, Dokter Lely mengatakan tidak ada, seharusnya yang ada kurang bersyukur.

"Uang jasa itu kebijakan, bukan hak. Jadi berapa pun kita dapat, asal pembagiannya sudah sepakat bersama, mestinya disyukuri. Kalau mengeluh, itu karena kurang bersyukur, menggangap jasa sebagai hak, padahal itu kebijakan,"tulis dokter Lely di pesan WatsApp. (*)

 
 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved