Raih Akreditasi B, PAUD Ekklesia Air Kom, Naibonat Masih Minim Fasilitas

Meski Raih Akreditasi B, PAUD Ekklesia Air Kom, Naibonat Masih Minim Fasilitas

Raih Akreditasi B, PAUD Ekklesia Air Kom, Naibonat Masih Minim Fasilitas
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Siswa PAUD Ekklesia Air Kom, Naibonat bersama kepala sekolah melakukan aktifitas senam, Senin (22/7/2019) 

Meski Raih Akreditasi B, PAUD Ekklesia Air Kom, Naibonat Masih Minim Fasilitas

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Kehadiran PAUD Ekklesia Air, Kom di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur memang belum lama. Namun, kehadirannya justru menciptakan terobosan dengan meraih akreditasi B bersama beberapa PAUD lainnya dari total ratusan TK di Kabupaten Kupang. Walaupun dengan fasilitas seadanya namun semangat juang para guru sangat luar biasa dalam mendidik peserta didik.

Kepala PAUD Ekklesia Air Kom, Naibonat, Adriana Yongi Kendu, S.Pd, ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (22/7/2019) menceritrakan suka duka membangun sekolah ini.

Ini Ajakan Gubernur Laiskodat untuk Caleg Terpilih DPRD NTT

Didampingi Guru pendidik, Yasinta Bere Mau dan Dominggus Nompetus, Adriana menuturkan, awal mula dirinya merupakan Majelis Jemaat Ekklesia Air Kom tahun 2004-2011. Ada rasa prihatin dengan anak-anak usia sekolah yang kesulitan mengikuti kegiatan belajar mengajar. Untuk itu tanggal 6 Agustus 2011dirinya mulai merintis pendidikan anak usia dini (PAUD) lewat rapat sidang Forum Majelis Jemaat Ekklesia Air Kom dengan jumlah anak yang terdaftar 75 anak baik warga eks Timtim maupun anak lokal dengan tiga otang guru. Honor buat guru Rp 50.000/bulan.

Dinas Dikbud Nagekeo Gunakan DAK Rp 11 Miliar Perbaiki Ruang Kelas yang Rusak

Ditambahkannya, tahun 2012- 2013, pengurusan surat-surat untuk pengajuan penerbitan surat ijin operasional dari Bagian PLS Dinas Dikbud Kupang. Ijin operasional berhasil dengan nomor : 420/793/PP0/2013 Tanggal, 09 April 2013.

Tahun 2013-2014, katanya, pengurusan administrasi untuk akreditasi selain saya juga Pendeta Merah Leki, S.Th dan atas petunjuk dari Dikbud UPTD Kecamatan Kupang Timur, dirinya melengkapi bahan untuk akreditasi.

"Saya sebagai kepsek dan pendidik, selesai mengajar anak PAUD, saya mengajar lagi guru PAUD yang berijasah SMA. Saya gunakan uang pribadi juga iuran sekolah per bulan Rp 5.000.
Tahun 2013-2015 urusan tuntas dan terakreditasi nilai B. Tahun 2016 dapat bantuan dari Dikbud Rp 7,200 juta," katanya.

Adriana mengatakan, pada tahun ajaran 2019-2020 ini mereka menerima 30 siswa. Kegiatan belajar mengajar sudah dimulai tanggal 15 Juli berupa pengenalan para guru dan lingkungan. Pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan orangtua tentang pendaftaran dan iuran Rp 245.000/siswa.

"Kami juga terapkan kelas parenting atau kelas orangtua. Orangtua selama jaga anak nanti ada aktiftas setiap seminggu sekali. Anak dapat PMTAS seminggu dua kali dari donatur. Kami masih mohon dukungan untuk pembenahan gedung dan fasilitas untuk anak didik," harap Adriana. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved