Renungan Harian Kristen Protestan
Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 ''Melayani Dengan Hikmat''
Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 ''Melayani Dengan Hikmat''
Yesus menunjukkan bahwa para gadis bodoh tidak bisa mencapai tujuannya karena tidak memiliki persiapan yang baik seperti para gadis yang pintar.
Jadi apapun yang kita kerjakan persiapkanlah dengan baik dan dengan sungguh supaya jadi berkat dan bukan kesedihan, karena tidak dapat masuk kedalam pesta mempelai laki-laki (Matius 25:10-12).
II. Hal masuk dalam kerajaan Sorga bukan hanya orang yang pandai berseru tentang Tuhan, tetapi orang yang dengan sungguh mempersiapkan dirinya untuk melayani dan bekerja bagi Tuhan (bandingan Matius 7:21-23). Karena itu jadilah hamba Tuhan yang bijak dan bukan bodoh apalagi bloon.
Mari kita renungkan bahwa lima gadis yang disebut bodoh itu, bukan karena mereka tidak tahu 1 + 1 atau karena mereka tidak bisa baca tulis.
Mereka bukan bodoh secara akedemis, tetapi lebih kepada ketidakmauan, ketidakpedulian terhadap sesuatu yang sebenarnya mereka tahu.
Dalam bahasa inggris ini sikap ini di sebut dengan kata : Ignorance (ketidaktahuan, ketidakpedulian, pengabaian). Jadi mengabaikan/tidak peduli sesuatu yang sudah jelas akibat/bahayanya, maka orang-orang itu disebut Ignoramus (orang bodoh/bebal/tolol).
Sebuah pribahasa dalam bahasa Inggris berbunyi begini : “Ignorance is Bliss” (Ketidaktahuan adalah anugerah); pribahasa ini hendak mengatakan bahwa lebih baik seseorang itu benar-benar tidak tahu (karena itu ia akan belajar untuk menjadi tahu) dari pada mereka yang sudah tahu tapi pura2 tidak tidak tahu.
Itu berarti setiap pengabaian, sikap tidak peduli, tidak mau tahu terhadap kehendak-kehendak Tuhan, itu merupakan sebuah kebodohan. Ignorance akan membuat seseorang dapat menjadi Ignoramus.
Amin.