Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 ''Melayani Dengan Hikmat''

Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 ''Melayani Dengan Hikmat''

Editor: maria anitoda
istimewa
Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 ''Melayani Dengan Hikmat'' 

“He.... ko bisa ? Tanya saya dengan penasaran. “Biasanya truk yang tabrak manusia ko ini hari kenapa Bai yang tabrak truk ?” 

Sambil senyum malu-malu ia menjawab dengan polos : “ ia Bapa, karena saya lupa bawa senter dan tadi malam hari sangat gelap...”

Dalam hati saya bergumam, “Ailooo... Bai, kalau saja Bai selalu berjaga-jaga dengan senter di alkosu atau tas pasti kegelapan tidak akan membuatmu menabrak truk yang terparkir itu”

Namun dalam hati saya merenung, pengalaman berjalan dalam kegelapan tidak bermaksud untuk menghukum tapi untuk mengingatkan bahwa berjalan dalam terang jauh lebih baik, kendati ada juga yang memilih berada di jalan-jalan kegelapan.

Perumpamaan yang Tuhan Yesus berikan ini hendak menolong pendengarNya memahami tentang makna kedatanganNya kembali ke dalam dunia sebagai Hakim Yang Agung yang akan mengadili semua manusia.

Penghakiman menjadi saat di mana setiap orang harus mempertanggung jawabkan seluruh ziarah kehidupannya di dunia.

Dalam perumpamaan ini kita lihat bagaiamana Allah membuka kesempatan kepada 10 orang gadis itu.

Tidak ada diskriminasi karena semua dapat kesempatan yang sama. Yang bodoh dan yang bijak sama-sama membawa pelita, mereka sama-sama tertidur karena menungggu cukup lama dan juga sama-sama terbangun ketika mempelai itu tiba.

Persoalan muncul  ketika lima gadis yang bodoh itu lupa membawa cadangan minyak untuk pelita mereka.

Menurut saya di sini letak persoalannya. Kenapa mereka lupa?

Mungkin ada banyak penyebabnya, tetapi kalau saya memakai ukuran kita ke pesta pada zaman now, mungkin itu terkait banyaknya waktu untuk mempersiapkan hal-hal yang tidak perlu.

Kenapa?  Karena yang sering saya lihat, kita ini kalau ada pesta pasti butuh waktu dan konsentrasi yang besar untuk berdandan dan memilih busana pesta.

Mungkin Mama-mama bilang ah, mana buktinya ?

Supaya tidak mengada-ada, saya mengutip hasil penelitian dari Universitas London. Penelitian yang melibatkan 1000 wanita menunjukan bahwa para wanita mengakui menghabiskan rata-rata 76 menit (1,15 jam)  untuk merias diri.

Dengan rincian, 23 menit untuk menata rambut, 18 menit untuk make up, 16 menit untuk memilih pakaian dan 19 menit untuk mandi. Itu minus kalau salah ukir alis atau lupa pake yang tahan air (water proof untuk edisi musim hujan).

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved