BPBD Sudah Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Tujuh Desa di Sumba Timur

menanggulangi bencana kekeringan Pemeritah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumba Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Ti

BPBD Sudah Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Tujuh Desa di Sumba Timur
Pos Kupang.com/Robert Ropo
Petugas BPBD sedang melayani air bersih bagi warga desa Prahambuli. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Untuk menanggulangi bencana kekeringan Pemeritah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumba Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur menyalurkan bantuan air bersih bagi warga di lima belas Desa yang tersebar di enam wilayah Kecamatan di Sumba Timur.

Pihak BPBD sudah mulai melakukan penyaluran air bersih bagi warga itu sejak, Rabu (17/7/2019). Untuk hari pertama kemarin pihak BPBD sudah menyalurkan bantuan air bersih bagi dua desa yakni Desa persiapan Palindi Tanabara di Kecamatan Kanatang, dan Desa Pambotanjara di Kecamatan Kota Waingapu.

Hari ini, Kamis (18/7/2019) pihak BPBD kabupaten Sumba Timur yang dipimpin langsung oleh Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat Simon Petrus menyalurkan bantuan di Desa Praihambuli, Tanatuku, Makamenggit, dan desa Persiapan Padadalu, serta dilanjutkan untuk sebagian warga Desa Pambotanjara yang belum sempat terlayani hari pertama.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sumba Timur Martina D. Jera, ST melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Simon Petrus, SE kepada POS-KUPANG. COM, Kamis (18/7/2019) menjelaskan pihaknya melakukan pendropingan air bersih bagi warga di lima belas desa tersebut karena menderita air bersih akibat kemarau panjang.

Dikatakan Simon, warga harus menempuh perjalanan jauh hingga 5 sampai belasan kilometer untuk mendapatkan air bersih.

"Jadi kami sudah mulai salurkan bantuan air bersih sejak hari kemarin di dua desa dan hari empat desa total keseluruhan sudah enam desa,"jelas Simon.

Lanjut Simon, besok, Jumat (19/7/2019) pihaknya akan melanjutkan penyaluran air bersih bagi empat desa di Kecamatan Haharu. Empat desa itu yakni Desa Mbatapu, Desa Persiapan Matawai Pandangu, Napu, dan Desa Wunga.

"Untuk sisanya di Padadita Kecamatan Kambera, dan Desa Lukuwingir, serta Desa Persiapan Ngarukaheri di Kecamatan Kambata Mapambuhang akan dilanjutkan pada pekan depan,"jelas Simon.

Lebih lanjut, Simon juga menghimbau kepada warga masyarakat di Sumba Timur dalam musim kemarau, warga tidak boleh membakar padang dan juga memperhatikan dengan baik api di dapur usai memasak, untuk mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran rumah dan hutan.

"karena sejauh ini sudah dan sudah hampir setiap tahun, jika ada kebakaran padang maka berakibat terjadinya kebakaran bagi beberapa rumah. Bayangkan tahun ini saja sudah sekitar 6 sampai 7 rumah yang terbakar akibat kebakaran padang dan sumber apu berasal dari dapur rumah warga. Sekali kami mohon untuk warga memperhatikan itu,"tutup Simon. (*)

 



Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved