BREAKING NEWS : Terancam Gulung Tikar, Puluhan Peternak Ayam Datangi DPRD Sumba Barat

peternak lokal Sumba Barat terpaksa menjual ayam broiler dengan harga murah asal bisa kembalo modal. Bahkan sebagian lainnya merugi.

BREAKING NEWS : Terancam Gulung Tikar, Puluhan Peternak Ayam Datangi DPRD Sumba Barat
POS KUPANG/PETRUS PITER
Sekwan Sumba Barat sedang bertemu dengan para peternak ayam di ruang Banggar DPRD Sumba Barat untuk bertemu dewan, senin (25/7/2019) 

BREAKING NEWS : Terancam Gulung Tikar, Puluhan Peternak Ayam Datangi DPRD Sumba Barat

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Puluhan peternak ayam broiler asal Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, mendatangi kantor DPRD Sumba Barat, Senin (15/7/2019) pagi untuk meminta dewan membantu memfaslitas menghentikan pengusaha memasok ayam beku atau karkas dari Pulau Jawa selama tiga bulan terakhir ini.

Perbuatan itu mengancam peternak lokal ayam broiler Kota Waikabubak, Sumba Barat gulung tikar. Hal itu karena harga jual ayam karkas atau ayam beku Rp 50.000/kg bahkan lebih murah lagi. Sedangkan harga ayam broiler lokal Sumba Barat Rp 80.000/kg hingga Rp 85.000/kg.

Akibatnya, peternak lokal Sumba Barat terpaksa menjual ayam broiler dengan harga murah asal bisa kembalo modal. Bahkan sebagian lainnya merugi.

Demikian disampaikan sejumlah peternak ayam broiler asal Kota Waikabubak, Sumba Barat yakni Mateus Tamo Ama, Nur Ainy dan kawan-kawan di ruang Banggar DPRD Sumba Batat, Senin (15/7/2019) pagi.

Menurut Mateus Tamo Ama, selama ini usaha berjalan baik. Namun semenjak tiga bulan terakhir, usahanya mengalami kendala karena ayam kurang laku. Pengusaha warung makan lebih memilih ayam karkas atau ayam beku yang didatangkan pengusaha tertentu.

Hal itu karena harganya sangat murah yakni semula dijual Rp 25.000/kg dan kini naik menjadi Rp 50.00/kg. Sementara harga ayam broiler lokal Sumba Barat Rp 80.000,00/kg-Rp 85.000,00/kg.

Karena itu, peternak ayam Sumba Barat mendesak dewan segera turun tangan menghentikan pengusaha yang telah meresahkan peternak lokal ayam broiler Sumba Barat itu.

Para peternak ayam mengaku setelah bertemu dewan, terus ke kantor Bupati untuk menyampaikan hal yang sama pula.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Senin (15/7/2019) pukul 10.30 wita puluhan pedagang tiba di kantor DPRD Sumba Barat. Kedatangan puluhan peternak ayam broiler tersebut diterima sekretaris DPRD Sumba Barat, Kuala Djowa, S.Sos.

Dihadapan puluhan peternak ayam itu, sekwan Kuala meminta bersabar. Ia sudah menghubungi Wakil Ketua DPRD Sumba Barat, Daniel Bili, S.H dan beliau siap bertemu para peternak itu.

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Pos Nelu Bagi Buku Tulis dan Pakatan Layak Pakai

BREAKING NEWS : Lakalantas Tunggal di Ngada Pria Asal Jawa Tengah Meninggal Dunia

Namun hingga pukul 11.00 wita belum berlangsung pertemuan karena para wakil rakyat belum hadir.(Laporan Reporter POS-KUPANH.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved