Wabup Flotim Ajak Orang Muda Katolik Berwirausaha

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli mengajak orang muda katolik untuk berani berwirausaha demi memperbaiki ketahanan ekonomi keluarga.

Wabup Flotim Ajak Orang Muda Katolik Berwirausaha
POS-KUPANG.COM/ ricardus Wawo
Pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) di Adonara, Flores Timur 

Wabup Flotim Ajak Orang Muda Katolik Berwirausaha

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA- Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli mengajak orang muda katolik untuk berani berwirausaha demi memperbaiki ketahanan ekonomi keluarga.

Pemerintah siap memfasilitasi mulai dari perencanaan, pendampingan sampai modal usaha. Dia pun menjabarkan sejumlah model usaha seperti beternak babi dan ayam serta rincian keuntungan per bulannya.

Hal ini diungkapkannya saat menghadiri temu Orang Muda Katolik (OMK) St Antonius Epubele, Paroki Lite, dan St Benediktus Abbas Woka, Paroki Witihama di Desa Tobitika, Sabtu (13/7/2019).

"Jangan lupa bicara ketahanan ekonomi bukan hanya moral dan lain-lain. Masalah moral dan ideologi itu masalah pribadi. Masalah ketahanan ekonomi itu masahal umum. Orang muda itu tulang punggung keluarga. Seharusnya orangmuda kasi makan orangtua bukan sebaliknya," tegasnya.

Pemkab Flotim sendiri memiliki misi untuk orang muda yaitu 'Selamatkan Orang Muda'

Tujuan dari misi selamatkan orang muda, kata dia, adalah membangkitkan semangat wirausaha, Oleh karena itu, dia berpesan supaya anak muda jangan malas dan bekerja rajin untuk memperkuat ekonomi keluarga.

"Ada dua penyakit orang muda adalah, menunda dan malas. Orang muda berwirausaha supaya tidak susah."
Pemerintah akan membuat pelatihan wirausaha di desa jika ada anak muda yang berkenan.

PDIP NTT Nilai Pertemuan Jokowi-Prabowo Adalah Sikap Terpuji

Ketua KNPI Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo Simbol Persatuan Seluruh Rakyat

"Satu orang saja yang mau ikut, datang ke saya kita bantu kita bimbing. Saya lebih mendorong ke arah wirausaha. Mau pelatihan wirausaha nanti kita kirim pelatih untuk pelatihan wirausaha. Beri tahu saya."

"Jika anda dilahirkan miskin, itu bukan kesalahan anda. Tapi kalau anda mati miskin itu kesalahan terbesar anda," pungkasnya.(*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved