KPK Dorong Pemda Lembata Transparan dan Bebas Korupsi

Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK mendorong dan memastikan Pemerintah Daerah Lembata memperbaiki tata kelola Keuangan

KPK Dorong Pemda Lembata Transparan dan Bebas Korupsi
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Komisi Pemberantasan Korupsi 

KPK Dorong Pemda Lembata Transparan dan Bebas Korupsi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA- Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong dan memastikan Pemerintah Daerah Lembata memperbaiki tata kelola keuangan menjadi lebih baik, transparan dan bebas korupsi.

"Kami memang secara rutin datang ke Lembata dan ke seluruh Pemda di wilayah NTT karena kami dari unit kerja koordinasi wilayah terutama untuk wilayah NTT. Kami melakukan implementasi program pencegahan korupsi terintegrasi namanya," ujar Alfi Rachman Waluyo selaku Kasatgas Pencegahan Wilayah NTT KPK kepada wartawan di Kantor Bupati Lembata, Kamis (11/7/2019).

Program pencegahan korupsi terintegrasi ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Lembata, tetapi dilaksanakan di semua daerah di Indonesia.

Pihaknya juga menyampaikan kepada Pemda Lembata ihwal beberapa permasalahan yang mereka dengar dari masyarakat dan mengingatkan agar dalam menjalankan tugas dan fungsi, pemerintah harus tetap berpegang teguh pada regulasi yang ada.

Dia merincikan, ada 8 menu utama yang perlu diperbaiki pemerintah daerah.

Pertama, dalam hal perencanaan dan penganggaran APBD terutama penggunaan aplikasi e-planning.

Kedua, dalam hal pengadaan barang dan jasa. Unit kerja pengadaan barang dan jasa diharapkan jadi lembaga yang lebih kompeten, profesional dan bebas dari intervensi. Ketiga, dalam hal perizinan yang difokuskan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Enam Komodo Akan Dilepasliarkan Ontoloe Ngada Bagaimana Nasib 26 Kura-kura Leher Ular

Diharapkan masyarakat mengurus izin hanya ke PTSP saja. Tidak lagi ke bidang A, bidang B. Tapi ke PTSP. Itu yang kita dorong. Pemkab Lembata sudah berkomitmen dan mudah-mudahan masyarakat bisa turut merasakan. Kalau belum nanti tolong kami diinformasikan supaya nanti kami ingatkan kembali," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved