Kades Rada Mata dan Kalena Wano Sumba Barat Daya Mengaku Belum Terima Info Soal Bimtek

Soal Bimtek aparatur desa ke Jakarta, ini kata Kepala Desa Rada Mata dan Kades Kalena Wano

Kades Rada Mata dan Kalena Wano Sumba Barat Daya  Mengaku Belum Terima Info Soal Bimtek
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kades Kalena Wano, Kota Tambolaka, SBD. (Baju kaos putih) 

Kades Rada Mata Dan Kalena Wano Sumba Barat Daya  Mengaku Belum Terima Info Soal Bimtek

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA- Kepala Desa Rada Mata, Mikael Lede Bili dan sekretaris Desa Rada Mata, Fransiskus Xaferius A.Malo serta Kepala Desa Kalena Wano, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Vinsensius Malo Ngongo mengaku sampai hari ini belum menerima pemberitahuan lebih lanjut dari panitia tentang keberangkatan ke Jakarta mengikuti bimbingan teknis aparatur desa di Jakarta tanggal 11-15 Juli 2019.

Kegiatan itu mungkin saja tidak jadi terlaksana karena Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumba Barat Daya, Aleks Saba Kodi dan Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid) pada Dinas PMD Sumba Barat Daya, Rinto Danggaloma sedang berurusan hukum di Polres Sumba Barat terkait kegiatan bimtek tersebut.

Biasanya, kalau pasti keberangkatannya maka panitia telah menghubungi peserta mempersiapkan diri minimal sehari sebelum keberangkatan, Senin (8/7/2019). Sebab sesuai jadwal keberangkatan, para peserta akan berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Nam Air tanggal 9-10 Juli 2019.

Kepala Desa Rada Mata, Mikael Lede Bili dan sekretaris Desa Rada Mata, Fransiskus Xaverius A.Malo serta Kepala Desa Kalena Wano, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Vinsensius Malo Ngongo menyampaikan hal itu secara terpisah kepada POS-KUPANG.COM di kediamannya, Senin (8/7/2019) dan Selasa (9/7/2019).

Penyidik Amankan Dana Bimtek Aparatur Desa Kabupaten SBD Senilai Rp 1.079.000.000,00

Menurut keduanya, hingga saat ini belum menyetor uang sebesar Rp 44 juta ke Dinas PMD Sumba Barat Daya.

Kepala Desa Rada Mata Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Mikael Lede Bili didampingi sekretaris Desa Rada Mata, Fransiskus Xaferius A.Malo mengaku, sedikit keberatan menyetor uang bimtek ke Dinas PMD Sumba Barat Daya karena anggaran kegiatan adalah dana desa sehingga bendahara bisa membelanjakan langsung, misalnya membeli tiket dan lain-lain. Hal itu juga demi mempermuda laporan pertanggungjawaban kegiatan desa. Karena itu sampai hari ini belum menyetor pula.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Vinsensius Malo Ngongo. Bahkan menurut Kepala Desa Kalena Wano, Vinsensius anggaran kegiatan Bimtek dianggarkan pada tahap II kegiatan dana desa.

Kadis PMD SBD, Tidak Ada OTT, Bimtek Desa Sesuai Surat Kemendagri

Ketiganya mengaku, kegiatan Bimtek dapat dipastikan tidak terlaksana karen tidak ada pemberitahuan lebih lanjut Dinas PMD soal kepastian keberangkatannya. Apalagi seharusnya kloter I sudah berangkat hari ini, Selasa (9/7/"2019). (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved