Bupati Agas Sebut Pengawas Proyek Bisa Perintah Bongkar dan Kerja Ulang Proyek
Ini kata Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas soal mutu pekerjaan jalan
Penulis: Aris Ninu | Editor: Adiana Ahmad
Bupati Agas Sebut Pengawas Proyek Bisa Perintah Bongkar dan Kerja Ulang Proyek
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM | BORONG- Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, S.H, M.H ketika membuka kegiatan pembekalan dan sertifikasi pengawas lapangan pekerjaan jalan, di Hotel Gloria Borong, Senin (8/7/2019) pagi menegaskan, mutu suatu pekerjaan jalan tergantung pengawasan di lapangan.
Oleh karena itu, kata Bupati Agas, perlu ada tenaga pengawas yang memiliki kompentensi dan profesional.
"Selama ini kadang kita tidak mengerti kenapa orang selalu gonggong dengan hasil suatu pekerjaan jalan. Orang selalu menilai mutu pekerjaan tidak baik. Mereka juga menilai itu karena lemahnya pengawasan di lapangan," kata Bupati Agas.
Menyikapi itu, Bupati Agas mengungkapkansemua komponen perlu bertanggungjawab atas pekerjaan suatu proyek.
Maka itu, peran yang paling sangat penting itu adalah pengawas lapangan.
"Pekerjaan pengawasan konstruksi lapangan biasa disebut pengawasan preventive. Di mana meminimalkan kesalahan yang ada di lapangan.
Peran pengawas itu bisa perintah untuk lakukan pembongkaran dan pengulangan pekerjaan. Mana kala ada pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan. Yang paling penting, pengawas itu harus selalu di lapangan dan punya kemampuan dalam bidang pengawasan konsteuksi. Sehingga berpengaruh pada kualitas hasil pekerjaan", ujar Bupati Agas.
• Mantan Ajudan Sang Ibu, Puput Nastiti Devi Kini Jadi Ibu Tiri, Ini Ungkapan Hati Nicholas Sean
Ia menuturkan, pemerintah tentu harus memperketat pengawasan terhadap suatu pekerjaan agar hasil proyek fisik yang dikerjakan dapat mencapai titik maksimal.
Kegiatan pembekalan dan sertifikasi pengawas lapangan pekerjaan jalan, yang dilakasanakan oleh dinas PU Matim bersama Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya sangat penting dan luar biasa.
Bupati Agas berharap kegiatan yang ada sebagai
upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas tenaga kerja konstruksi yang ada di Kabupaten Matim tidak saja peningkatan kapasitas tapi dalam diri setiap pengawas itu memiliki kompentensi.
Menurut Bupati Agas, dunia sekarang adalah dunia kerja sama dalam tim. Selain itu dengan pelatihan yang dilaksankan itu sudah sesuai dengan misi I Matim yakni peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan, pelatihan dan keterampilan.
• Laporan Sempat Ditolak, Eks Komandan Tim Mawar Kembali Laporkan Majalah Tempo
"Harus berpikir besar, kalau menjadi perencana dalam hidup. Saya minta pelatihan ini membawa hasil untuk diri dan untuk kabupaten Matim. Kalau proyek di Matim tidak ada yang berubah dalam hal menjaga kualitas yang baik, maka saya akan cari para pengawas", papar Bupati Agas.
Kepala Dinas PUPR Matim, Yos Marto melalui staf Dinas PUPR yang juga panitia kegiatan, Mans Nante, yang ditemui menjelaskan, tujuan dari kegiatan itu, diharapkan peserta mendapat pengakuan sebagai tenaga kerja terampil bidang konstruksi, yakni bidang pengawas lapangan pekerjaan jalan.
Kegiatan terlaksana atas kerja sama dinas PUPR Matim dan Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-agas-jangan-bangga-kalau-banyak-orang-datang-berobat.jpg)