Haji 2019
Haji 2019! Nabung Rp 5000 per Hari, Penjual Rujak Asal Lombok Ini Akhirnya Naik Haji
Pedagang rujak asal Kelurahan Selong, RT 13, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Nusa Tengga Barat (NTB), berangkat haji
Karena mereka lah yang sudah membesarkan dirinya bersama adik-adiknya yang lain.
“Bagi kami, bapak adalah pahlawan kami, dia yang membesarkan kami, setiap hari dia mendorong gerobak rujaknya, berangkat dari rumah menuju tempat pangkalnnya yang berada di taman kota Selong,” kata Rihayah dengan terharu biru.
Selama ini dia tidak mengetahui bahwa kedua orang tuanya menabung untuk haji dari hasil berjualan rujak.
“Kami tidak tahu kalau bapak itu nabung untuk naik haji. Kami sangat kaget melihat dia, ternyata namanya sudah dipanggil dari Jakarta untuk menunaikan ibadah haji,” kata Rihayah.
Dikabarkan, pasangan suami istri ini dijadwalkan akan berangkat haji pada kloter terakhir.
Terlihat seperti biasanya dalam tradisi masyarakat Lombok, di depan rumahnya, sebuah tenda klansah atau tenda berata[kan daun kelapa sudah dipersiapakan sebagai lokasi zikir dan doa keberangkatan pasangan Sahyun dan Kidah.
Terlihat juga baliho besar yang dipasang di depan gang rumah Sahyun bertuliskan ucapan selamat menunaikan ibadah haji Bapak Sahyun dan Kaidah, semoga menjadi haji yang mabrur.
Jamaah Calon Haji Asal NTT
Sebanyak 965 Jamaah Calon Haji (JCH) asal NTT dinyatakan siap berangkat menunaikan ibadah haji 1440 H/2019. Hal itu disampaikan
Kepala Kanwil Kementerian Agama NTT, Drs. Sarman Marselinus saat dihubungi POS-KUPANG.COM, (4/7/2019).
Pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) asal NTT melalui embarkasi Surabaya akan terbagi dalam tiga kelompok terbang yakni kloter 65, 66 dan 67. Tiga Kloter tersebut, akan diberangkatkan pada tanggal 28-29 Juli 2019.
Kloter 65 dan 66, masing-masing 445 jamaah sedangkan 47 jamaah calon haji NTT lainnya akan bergabung dengan jamaah asal Surabaya di kloter 67. Sebelumnya terdapat 28 JCH yang mutasi ke luar NTT karena alasan pindah penduduk. Mereka juga akan diberangkatkan meskipun melalui embarkasi lain.
“Tahun ini, NTT mendapatkan dua kloter genap sementara jamaah calon haji lainnya masih bergabung dengan kloter JCH asal Surabaya. Kita bersyukur dan berterimakasih karena tahun ini, kita mendapatkan dua kloter penuh. Tahun tahun sebelumnya hanya satu kloter. Ini doa dari semua jamaah calon haji dan masyarakat NTT ,” ungkapnya.
Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag NTT, Drs. Husen Anwar melalui Kasie Informasi Haji Arsyad Karabi menjelaskan bahwa Jamaah Calon Haji NTT dari masing-masing Kabupaten/Kota akan diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya H-1 sesuai Surat Panggilan Masuk Asrama Haji yakni tanggal 27 juli 2019.
Hal ini dimaksudkan agar jamaah calon haji tidak mengalami keterlambatan dalam mengikuti prosesi pemberangkatan.