DPRD Sumba Barat Daya Akui Sudah Ingatkan Pemerintah Gunakan Dana Desa Sesuai Peruntukan

DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya mengaku sudah mengingatkan pemerintah agar menggunakan dana desa sesuai peruntukannya

DPRD Sumba Barat Daya Akui Sudah Ingatkan Pemerintah Gunakan Dana Desa  Sesuai Peruntukan
POS-KUPANG.COM/ PETRUS PITER
Anggota DPRD SBD, Tobias Dewa Lelu dari PKB.

DPRD Sumba Barat Daya Akui Sudah Ingatkan Pemerintah Gunakan Dana Desa Sesuai Peruntukan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA- DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya mengaku sudah mengingatkan pemerintah agar menggunakan dana desa sesuai peruntukannya sebagaimana sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

Karena itu bila dalam perjalanan ternyata terjadi pelanggaran maka pihaknya mendukung langkah penegak hukum memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Sebaliknya bila tidak terjadi pelanggaran maka seharusnya dibebaskan demi hukun pula.

Demikian disampaikan beberapa anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya menanggapi permasalahan hukum yang menimpah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumba Barat Daya yang kini ditangani penyidik Polres Sunba Barat, Jumat (5/7/2019). Para wakil rakyat tersebut adalah
Aleks Mone Kaka dan Tobias Dewa Lelu dari PKB serta Herman Ndara Jakadana selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat dari partai Nasdem.

BREAKING NEWS: Penyidik Polres Sumba Barat Tetapkan Kadis PMD Dan Kabid Pemdes SBD Sebagai Tersangka

Menurut ketiganya, sebagai wakil rakyat mendukung langkah penegakan hukum yang saat ini ditangani Polres Sumba Barat atas dugaan tindak pidana korupsi atas pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis aparatur desa pada Dinas PMD Sumba Barat Daya tahun anggaran 2019 yang akan berlangsung di Jakarta tanggal 11-15 Juli 2019.

Namun sebaliknya bila dalam proses hukum atas dugaan pelanggaran penggunaan dana desa tidak terbukti maka hendaknya penyidik Polres smSumba Barat membebaskanbya. Hal itu demi memberi rasa keadilan hukum bagi masyarakat daerah ini.

Sebagai wakil rakyat Sumba Barat Daya juga mengingatkan pemerintah agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar ke depan lebih berhati-hati mengelolah dana desa. Hal itu karena dalam hal pengelolaan dana deaa diawasi berbagai elemen bangsa ini baik masyarakat, penegak hukum dalam hal ini kepolisian, jaksa, LSM, pers dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Mendagri Tegur 11 Gubernur, Minta ASN Terlibat Korupsi Segera Dipecat

Untuk itu, ia meminta pemerintah mengelolah dana desa sesuai program yang telah ditetapkan pada APBDes masing-masing desa. Hal mana penetapan program kerja desa dalam APBDes telah melalui tahapan perencanaan hingga penetapan dan terakhir pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Bila semua berjalan baik maka masyarakat dan daerah ini maju. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved