Takut Dihantui Arwah, Pembunuh Bocah 9 Tahun di Bogor Serahkan Diri, Ini Motif Pembunuhan
Sesuai dengan dugaan kepolisian, pelaku adalah H, tukang bubur yang tinggal di Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Pelaku H saat berada di Polsek Moga Pemalang Jawa Tengah. H merupakan pelaku pembunuhan bocah FA (9) warga Megamendung Bogor Jawa Barat. (Kompas.com/Ari Himawan)
Meski begitu, Ibu Ai menganggap itu hanya candaan anak-anak.
"Dia ngebrak-ngebrak barang dagangan si H, FA minta uang, namanya juga anak-anak," kata Ai dikutip dari TribunnewsBogor.com, Rabu (3/7/2019).
Keakraban antara korban dan pelaku juga terjadi lantaran rumah kontrakan yang ditinggali pelaku juga ditinggali oleh korban.
Hanya saja, pelaku tinggal di lantai 1 sementara korban dan sang kakek tinggal di lantai 2.
Beberapa kali, Ibu Ai juga mengaku melihat korban diminta membelikan nasi untuk pelaku.
.
• Saat Ditemukan Kondisi Mengenaskan, Begini Nasib Anjing Dibawa Wanita ke Masjid
• Pelatih Persib Perhitungkan Tekanan Publik Bonek Mania Jelang Maung Bandung vs Persebaya Surabaya
Bahkan pelaku juga memberikan imbalan setelah korban mau diminta membeli nasi.
Beberapa waktu lalu, korban FA juga diketahui sempat iseng menggedor-gedor pintu kontrakan pelaku.
"Itu sampai digedor-gedor pintunya, itu dilihat sama penghuni kontrakan yang lain, karena di kontrakan itu juga ada yang ngontrak yang lain dua orang," katanya.
TKP penemuan jasad FA dirumah kontrakan yang diihuni oleh pria berinisial H (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)
Kronologi Penemuan Mayat
Dikutip dari TribunnewsBogor, sebelum ditemukan tewas, korban sempat dinyatakan hilang selama 3 hari seusai pergi bermain, Sabtu (29/6/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sampai akhirnya, pencarian keluarga korban berujung pada rumah kontrakan pelaku, setelah mencium bau tak sedap, Selasa (2/7/2019).
Korban pertama kali ditemukan oleh Didin, sang kakek yang telah mencarinya sejak tiga hari lalu.
Didin awalnya mengaku mencium bau tak sedap di dalam rumah kontrakan di samping rumahnya.