Pemkab Kupang Fokus Benahi 22 SD yang Kondisinya Memprihatinkan

Pemkab Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, pada tahun 2019 ini fokus pembenahan fisik untuk 22 gedung SD

Pemkab Kupang Fokus Benahi 22 SD yang Kondisinya Memprihatinkan
POS KUPANG/EDY HAYON
Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Kupang, Imanuel Buang dan para siswa ketika berada di Sonaf Amarasi, Selasa (31/7/2018) 

Pemkab Kupang Fokus Benahi 22 SD yang Kondisinya Memprihatinkan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I OELAMASI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat, pada tahun 2019 ini fokus pembenahan fisik untuk 22 gedung Sekolah Dasar (SD).

Kondisi gedung yang ada memang patut diperbaiki dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dengan total anggaran seluruhnya Rp 22 miliar.

Kepala Dinas Dikbud Kupang, Drs. Imanuel Buang menyampaikan hal ini kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (4/7/2019).

Dijelaskan Imanuel, banyak gedung sekolah baik SD maupun SMP memang rata-rata masih darurat. Baru sebagian yang sudah baik dan kekurangan lebih pada melengkapi fasilitas.

Di TTU Ada 10 Sekolah yang Masih Darurat

Pada tahun 2019 ini, lanjut Imanuel, fokus perhatian pada 22 SD yang tersebar merata di beberapa kecamatan yang ada. Semuanya diarahkan pada pembenahan fisik yang pengerjaannya menggunakan DAK 2019.

"Sebelum proses kegiatan fisik, para kepala sekolah kami undang untuk sosialisasi. Pembicara juga dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang. Ini maksudnya agar kepala sekolah diberikan materi bagaimana kalau salah kelola anggaran. Makanya saya selalu minta agar kerja sesuai aturan," katanya.

Imanuel menambahkan, dalam pengerjaan proyek fisik bangunan SD itu, apabila ada oknum tertentu yang membawa namanya maka segera dilaporkan agar ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Wabup Marinus Sebut Ada Sekolah yang Fasilitasnya Masih Terbatas

"Sekarang ini sudah era transparan. Saya tidak mau pekerjaan fisik asal-asalan. Para kepala sekolah saya sudah sampaikan itu. Bangunan yang ada harus betul-betul berkualitas sehingga para guru dan siswa senang mengikuti pelajaran," kata Imanuel.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved