Sabtu, 2 Mei 2026

Perubahan Iklim

Gelombang Panas Landa Eropa, Perancis Catatkan Suhu Tertinggi 45,9 Derajat Celsius

Gelombang panas melanda benua Eropa. Sejumlah negara, seperti Prancis, Spanyol dan Jerman mengalami udara panas hingga ada warga yang tewas.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Twitter/Silvia Laplana
Seorang pemandu ramalan cuaca di Spanyol Silvia Laplana mengunggah peta di mana hampir sebagian besar wilayah Spanyol berubah jadi merah pekat. "Neraka sudah datang," ujar Laplana. 

Di Spanyol, seorang pemandu ramalan cuaca Silvia Laplana mengunggah peta di mana hampir sebagian besar wilayah Spanyol berubah jadi merah pekat.

"Neraka sudah datang," ujar Laplana dalam unggahannya di Twitter. Pakar mulai menghubungkan gelombang panas ini dengan perubahan iklim sebagai akibat industrialisasi.

Gelombang panas puncak di Spanyol diprediksi terjadi Jumat (28/6/2019), di mana 33 dari 50 provinsi bakal terkena temperatur ekstrem, dengan suhu mencapai 44 derajat Celsius di Girona.

Institut klimatologi yang berada di Postdam, Jerman, menjelaskan lima musim panas terparah Eropa sejak 1500 silam semuanya terjadi pada abad ke-21.

Pria Bugil

Polisi di Jerman dilaporkan menghentikan seorang pria yang mengendarai motor sambil telanjang di tengah temperatur yang semakin naik.

Polisi Brandenburg mengunggah dua gambar di Twitter mereka yang memperlihatkan pria bugil itu hanya mengenakan sandal dan helm ketika diberhentikan mobil patroli.

Dilaporkan AFP Rabu (26/6/2019), polisi sampai mempersilakan netizen untuk memberi caption. "Karena kami sampai speechless," ujar polisi disertai tagar "heat maupun #safetyfirst.

Ketika unggahan itu menjadi perdebatan di kalangan warganet, polisi kemudian menjelaskan bahwa aksi pria itu tak melanggar hukum sepanjang tak ada yang melaporkan.

Di kawasan selatan Jerman, petugas keamanan harus memperingatkan sekelompok perempuan di Sungai Isar di Muenchen setelah mereka berjemur sambil bertelanjang dada.

Sebagai respons, seorang perempuan kepada harian Sueddeutsche berkata, mereka langsung berdiri dan melepas bikini. "Kami melakukannya atas dasar solidaritas," ujarnya.

Setelah insiden itu menjadi perdebatan di tengah gelombang panas yang mendera, Partai Green kemudian membawa isu itu ke meja pembahasan dewan kota Muenchen.

"Saya tidak bisa memahami mengapa pria bisa berjemur di bawah matahari sambil bertelanjang dada. Namun perempuan tidak," kata Dominik Krause selaku penggagas debat.

Partai konservatif CSU kemudian mengusulkan agar para perempuan bisa mengenakan pakaian renang untuk menutupi "organ seks" mereka kecuali di tempat khusus nudis.

(kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved