Begini Aktivitas Jacksen F Tiago Usai Mundur dari Barito Putera
Usai timnya kalah dari Kalteng Putra di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/6/2019), ia menyatakan mundur dari kursi kepelatiha
POS KUPANG.COM -Sudah hampir satu minggu Jacksen F Tiago memutuskan hengkang dari Barito Putera.
Usai timnya kalah dari Kalteng Putra di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/6/2019), ia menyatakan mundur dari kursi kepelatihan tim berjulukan Bekantan Hamuk Laskar Antasari itu.
Tongkat estafet kepelatihan pun langsung digantikan oleh asistennya di Barito Putera, Yunan Helmi.
"Dia (Yunan Helmi) sangat bagus dan cocok, apalagi sangat mengetahui kondisi tim," ujar eks pelatih Persebaya Surabaya itu.
Saat dimintai keterangan tentang masa depannya, sehari setelah kemundurannya, Jacksen F Tiago mengungkapkan belum tahu ke mana akan berlabuh.
"Saya belum rencanakan apa pun. Soalnya saya tidak pernah berpikir ambil keputusan ini," ujarnya.
Belum merencanakan apa pun, tidak berarti berhenti untuk beraktivitas, khususnya mengenai sepak bola.
Seperti yang dilansir BolaSport dari laman Banjarmasin Post, Kamis (27/6/2019), Jacksen F Tiago saat ini menyibukkan diri mengurus putra sulungnya, Hugo Samir, yang sedang menimba ilmu sepak bola.
• Artis Korea Ini Pernah Bangkrut dan Hidup Miskin di Indonesia
Hugo Samir adalah pesepak bola muda berposisi gelandang dan menjadi bagian Barito Putera U-16.
Hugo Samir direncanakan akan terbang ke Spanyol bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) ASIOP dalam program Tour de Spain mulai 27 Juni sampai 6 Juli 2019.
Selama di Spanyol, rencananya Hugo akan mendapat pelatihan khusus selama dua hari dari pelatih CD Leganes di Madrid dan Barcelona.
"Kegiatan saya masih di Jakarta, baru antar Hugo ke Spanyol," kata Jacksen F Tiago singkat.

• AKibat Kecelakaan hingga Korban Bencana Alam, Artis Indonesia yang Ditinggal Mati Pasangannya,
Meski sudah tidak menangani Barito Putera, Jacksen F Tiago tetap mendoakan agar mantan timnya tetap berprestasi dan bangkit dari keterpurukan.
"Ini adalah Barito Putera yang paling kompetitif yang saya bangun selama 2,5 tahun. Kami tidak layak berada di posisi saat ini," sambungnya.
Mundurnya Jacksen F Tiago dipicu rentetan buruk yang didapat Barito Putera pada awal kompetisi Liga 1 2019.