Jumat Bersih "Kendor" Wajah Kota Soe Mulai Terlihat Kotor
Aksi Jumat bersih yang sempat bergaung kencang diawal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati TTS Egusem Piether Tahun dan Jhony Army Konay mulai kendor
Penulis: Dion Kota | Editor: Adiana Ahmad
Jumat Bersih "Kendor" Wajah Kota Soe Mulai Terlihat Kotor
Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota
POSKUPANG.COM | SOE- Aksi Jumat bersih yang sempat bergaung kencang diawal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati TTS Egusem Piether Tahun dan Jhony Army Konay kini mulai kendor.
Jika awalnya, setiap hari Jumat Pemda TTS selalu menggelar Jumat bersih masal dengan menggerakkan ASN lingkup Pemda TTS untuk membersihkan sampah, kini gaungnya mulai kendor.
Pantau pos Kupang, Jumat (28/6/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WITA, tidak nampak adanya aktivitas Jumat bersih masal yang digelar. Dua jalur kantor Bupati dan pasar inpres Soe yang biasanya menjadi lokasi pembersih nampak tidak lagi dipenuhi ASN Pemkab TTS untuk bersih-bersih.
• Pelanggar Pemilu Di Kabupaten Ende Divonis Penjara Dua Bulan Penjara
Justru pemandangan sampah dan rumput yang mulai meninggi yang mewarnai dua lokasi tersebut. Mirisnya, di depan pagar kantor bupati TTS pun lihat sampah plastik bekas kemasan minuman dan makanan. Di pagar belakang kantor bupati TTS juga terlihat pemandangan yang sama.
Gedung DPRD Kabupaten TTS juga tak luput dari sampah. sisi bagian timur gedung tersebut juga terlihat kotor karena sampah yang berserakan.
Di Dua jalur kantor Bupati dan DPRD TTS nampak aneka sampah plastik dan kertas berserakan. Tidak hanya itu, rumput di bahu jalan dua jalur tersebut pun nampak mulai tinggi.
• Putusan Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Capres Prabowo, Ini Sikap PMII
Di pasar inpres Soe, nampak kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di bak penampungan sampah sementara masih rendah. Warga justru membuang sampahnya di bagian luar bak sampah sementara. Sehingga sampah nampak meluber di bagian luar bak yang sudah disediakan.
Padahal, Bupati TTS Egusem Piether Tahun sempat mewacanakan agar aksi Jumat bersih digelar sampai tingkat RT/RW.
Namun sayangnya, belum sempat terealisasi, sempat Jumat bersih nampak mulai kendor.
Anggota DPRD Kabupaten TTS, Hendrik Babys menyayangkan kendornya aksi Jumat bersih. Menurutnya program tersebut sangat positif namun dirinya menyayangkan karena Pemda TTS tidak konsisten dalam melakukan aksi tersebut. Tak hanya itu, minimnya tempat sampah di kawasan publik membuktikan jika Pemda TTS belum serius dalam mengatasi sampah.
"Kebersihan ini masuk program unggulan Bupati tetapi saya lihat tidak konsisten dalam pelaksanaannya. Hanya panas-panas diawal sekarang sudah dingin. Saya lihat di tempat umum juga ketersediaan tempat sampah sama sekali tidak ada. Bagaiman sampah tidak bertebaran," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wajah-kota-soe-mulai-terlihat-kotor.jpg)