BPJS Kesehatan Cabang Kupang Layani Kateterisasi Jantung di Dua Rumah Sakit Kota Kupang

Lembaga BPJS Kesehatan Cabang Kupang Layani Kateterisasi Jantung di Dua Rumah Sakit Kota Kupang

BPJS Kesehatan Cabang Kupang Layani Kateterisasi Jantung di Dua Rumah Sakit Kota Kupang
ISTIMEWA
Tim BPJS Kesehatan saat melakukan supervisi di Rumah Sakit Siloam, Kota Kupang, Kamis (27/6/2019). 

Lembaga BPJS Kesehatan Cabang Kupang Layani Kateterisasi Jantung di Dua Rumah Sakit Kota Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat khusunya bagi peserta BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Kupang dan Pusat melakukan supervisi ke dua Rumah Sakit di Kota Kupang, yaitu Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Johanes.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Fauzi Lukman Nurdiansyah, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (28/6/2019) di ruang kerjanya, menjelaskan, supervisi tersebut dilakukan karena pihak BPJS berencana memberikan pelayanan kateterisasi jantung kepada peserta BPJS Kesehatan.

Ratusan Rato Marapu Sumba Pawai Keliling Sumba Barat Daya

Ia menjelaskan, supervisi tersebut dilakukan pada Kamis (27/6/2019), bertepatan dengan sosialisasi berbagai peraturan ketenagakerjaan, sehingga dirinya tidak bisa hadir menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut.

"Yah kemarin saya tidak hadir, karena bersama tim dari pusat kami harus lakukan supervisi. Ini juga demi meningkatkan pelayanan. Ada rencana di dua Rumah Sakit, Siloam dan Johanes, akan ada pelayanan kateterisasi jantung, khusus untuk peserta BPJS. Jadi mereka tidak perlu jauh-jauh ke Bali atau Jawa. Dan yang menggantikan saya menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut yaitu, Carol Desmond Bani, Relationship Officer BPJS Kesehatan Cabang Kupang," ungkapnya.

Pembangunan Monumen Pancasila, BPK NTT Tidak Temukan Dana Sumbangan Pihak Ketiga

Ia menjelaskan, BPJS Kesehatan sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut karena memberikan pehamaman kepada masyarakat soal-soal hak dan kewajiban mereka dalam urusan ketenagakerjaan. "Juga dalam kaitannya peran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan menjamin keselamatan kerja dan kesehatan," ungkapnya.

Ia menyebut tahun 2018, memang sempat terjadi kendala yaitu putus dengan Rumah Sakit Siloam, sehingga ada penolakan peserta JKN dan masalah data 93 ribu masyarakat Kota Kupang peserta BPJS yang mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat. "Namun itu semua sudah diclearkan sebelum kita integrasi dengan Jamkesda, ada 5.008 dan sekarang sudah dialihkan ke JKN pada Februari 2019," ungkapnya.

Dan pembayaran iuran BPJS Kesehatan oleh Pemerintah Kota Kupang berjalan lancar untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI). "Kan ada dua APBN sama APBD, APBN dari pusat dan APBD dari Pemkot dan semuanya lancar, karena semua masalah dan kendala sudah clear," ungkapnya. (Laporan reporter pos-kupang, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved