Wabup dan Sekda NTT Gelar Rapat Pemutahiran Data Tindaklanjut Hasil Pemeriksaan Inspektorat

Para Wakil Bupati dan Sekda NTT Gelar Rapat Pemutahiran Data Tindaklanjut Hasil pemeriksaan Inspektorat

Wabup dan Sekda NTT Gelar Rapat Pemutahiran Data Tindaklanjut Hasil Pemeriksaan Inspektorat
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Suasana pembukaan rapat pemutakhiran data tindaklanjut hasil pemeriksaan inspektorat semester I tahun 2019 di gedung serba guna Waibakul, sumba Tengah, Rabu (26/6/2019) malam 

Para Wakil Bupati dan Sekda NTT Gelar Rapat Pemutahiran Data Tindaklanjut Hasil pemeriksaan Inspektorat

POS-KUPANG.COM | WAIBAKUL - Para wakil bupati, wakil wali kota dan sekretaris daerah se-Provinsi NTT menggelar rapat bersama pemutakhiran data tindaklanjut hasil pemeriksaan inspektoran semester I tahun 2019 di Waibakul, Kabupaten Sumba Tengal tanggal 26-30 Juni 2019.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh staf ahli bidang politik dan pemerintahan Propinsi NTT, Drs. Samuel D Pakereng, M.Si yang mewakili wakil gubernur NTT, Josef Nae Soi di gedung serba guna Sumba Tengah di Waibakul, Rabu (26/6/2019) malam.

Pemohan Praperadilan Bawaslu Tambah Dua Saksi dan Barang Bukti

Menurut Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dalam sambutannya sebagaimana dibacakan staf ahli bidang politik dan pemerintahan Propinsi NTT, Drs.Samuel D.Pakereng, M.Si meminta lembaga inspektorat harus berubah agar bisa berkompetisi dalam menjalankan tugas pengawasan pelaksanaan pemerintahan di daerah masing-masing.

Momentum pertemuan bersama ini sebagai wadah untuk merumuskan bersama bagaimana meminimalisir penyimpangan penyelenggaraan pemerintahan dan merumuskan solusi bersama mengatasi permasalahan yang terjadi.

Praperadilan Bawaslu Sikka Masuki Tahap Pemeriksaan Saksi

Lebih lanjut Wakil Gubernur NTT, Yosef Nae Soi dalam sambutannya sebagaimana dibacakan staf ahli bidang politik dan pemerintahan, Samuel D.Pakereng, menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan inspektorat hingga semester I tahun 2019 (akumulasi tahun sebelumnya) menemukan kerugian negara mencapai Rp 21,19 miliar.

Karena itu, ia meminta inspektorat melakukan pendampingan agar kerugian negara tersebut segera terselesaikan. Langkah pendampingan terus dilakukan agar setiap kabupaten dan kota mampu meminimalisir kerugian negara di daerah masing-masing.

Dalam kesempatan itu Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, menyebutkan pada tahun 2019 ini adalah 6 kabupaten mendapat predikat wajar tanpa pengecualian adalah Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Sumba Timur dan Belu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved