Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Protestan 26 Juni 2019, "Ketulusan Lebih Kuat dari Prasangka Buruk"

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu

Renungan Harian Kristen Protestan 26 Juni 2019,
dokumentasi pribadi
Pdt Dina Dethan Penpada MTh 

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup." (ay 27 dan 28).

Menurut Dr. Lightfoot, orang Yahudi primitif mengartikan kata-kata: "Kasihilah sesamamu manusia, menunjuk kepada kaum sebangsanya sendiri, seagama mereka sendiri, sesuku mereka sendiri.

Di luar bangsa Yahudi bukanlah sesamanya".

Bagi orang Yahudi primitif yang disebut sesama hanyalah orang-orang yang sebangsa dan seagama dengan mereka."

Apabila mereka melihat seorang bukan-Yahudi sedang sekarat, mereka tidak merasa berkewajiban untuk menyelamatkan nyawanya.

Menurut Lightfoot mereka hanya memahami bahwa orang-orang di luar Israel bukanlah sesama mereka. Titik.

Melalui Perumpamaan ini Yesus hendak meruntuhkan pemahaman yang sangat terbatas, sempit, bahkan picik tentang siapakah sesama manusia?

Yesus ingin meluruskan pemikiran mereka yang salah bahkan tidak manusiawi ini, bahwa sesama mereka adalah semua orang, tanpa memandang suku, bangsa, agama, atau status apapun yang melekat pada dirinya.

Dalam perumpamaan itu orang Yahudi malang itu ditolong oleh seorang Samaria yang berasal dari suku bangsa yang paling dianggap hina dan dibenci oleh orang-orang Yahudi.

Halaman
1234
Editor: Ferry Jahang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved