Bupati Sumba Tengah Jadikan Dana Deviden Bank NTT untuk Pendidikan 

Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus SK Limu menggunakan dana deviden Bank NTT Rp 10 miliar untuk pendidikan. Langkah itu diambil untuk meningkat sumber

 Bupati Sumba Tengah Jadikan Dana Deviden Bank NTT untuk Pendidikan 
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus SK Limu 

POS KUPANG. COM,  WAIBAKUL -Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus SK Limu  menggunakan dana deviden Bank NTT Rp 10 miliar untuk pendidikan. Langkah itu diambil untuk meningkat sumber daya generasi daerah yang menjadi kabupaten termiskin di NTT bahkan Indonesia tersebut.

Bupati Paul yakin dengan SDM yang handal warganya mampu mencari solusi agar daerahnya keluar dari belenggu kemiskinan. 

Bupati Paul Limu mengatakan itu saat menerima pimpinan Pos Kupang pada silaturahmi di ruang kerjanya, Selasa (25/6/2019).

Bupati Paul Limu juga mengajak pihak lain untuk menjadi bapa angkat baik di bidang pendidikan, perumahan maupun pemberantasan pendidikan. Bupati bahkan menantang Pos Kupang untuk menjadi bapa angkat dalam program rumah mandiri dan desa literasi pada desa termiskin di wilayah Tanambanas,  Sumba Tengah  sebagai bentuk kepefulian sosial media terhadap kehidupan sosial warga Sumba Tengah. 

Dalam siaran pers Humas Setda Sumba Tengah dijelaskan  dana deviden Bank NTT itu  diberikan dalam bentuk beasiswa kepada mahasiswa dari keluarga tak mampu yang berprestasi dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK)  2,50 dan jika dalam perjalanan kuliah IPK menurun beasiswa sebesar Rp 3 juta/ tahun pun dihentikan untuk dialihkan kepada orang lain. 

Menurut Humas,  langkah itu diambil sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo dan  selaras dengan RPJMD Provinsi NTT serta Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah periode 2018-2023.

Bupati  Paul mengatakan kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan, bukan hanya sekedar tuntutan zaman, namun juga orang muda merupakan tulang punggung daerah ini kelak, sehingga generasi muda benar-benar berkualitas dari semua aspek.

Bukan sekedar wacana semata namun ini janji yang harus direalisasi untuk peningkatan Sumber Daya Manusia. Saat ini pemerintah  sedang menyiapkan anggaran mencapai Rp 10 miliar untuk beasiswa bagi anak-anak keluarga miskin yang berprestasi di tingkat perguruan tinggi.

Atasi Kemiskinan, Bupati Sumba Tengah Target Bangun 5.000 Rumah Mandiri Bagi Warga Tak Mampu

“Kami sedang mempersiapkan anggaran untuk mendukung pendidikan anak-anak di tingkat perguruan tinggi, juga beasiswa tersebut secara khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin namun berprestasi. Kami anggarkan dari simpanan deviden Bank NTT dan dari dana perjalanan dinas luar daerah masing – masing pimpinan perangkat daerah  Sumba Tengah,” kata Bupati Paul. 

Menurut Bupati, untuk sementara pihaknya mengalokasikan untuk 3.000 orang anak dan satu orang anak akan mendapat bantuan sebesar Rp.3.000.000 pertahun, dengan ketentuan nilai minimum atau IPK harus 2,50, jika dalam perjalanan anak tersebut nilainya kurang dari nilai yang sudah ditentukan akan dihapus dari beasiswa, hal tersebut dilakukan agar semuanya adil.

Bupati juga sangat berharap dengan adanya bantuan beasiswa tersebut, generasi muda memanfaatkan kesempatan ini untuk terus berbenah, bersaing dan terus mencoba menjadi yang lebih baik, sehingga dapat memberikan dampak yang baik bagi perubahan pembangunan di Sumba Tengah. (*)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved