Undana Sudah Siapkan SOP Produksi Sophia, Intip Penjelasannya

Universitas Nusa Cendana (Undana) sudah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi minuman keras keras beralkohol sopi asli NTT atau Sop

Undana Sudah Siapkan SOP Produksi Sophia, Intip Penjelasannya
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Karo Humas dan Protokol Sekda NTT,Dr. Marius Jelamu,M.Si bersama para narasumber pertemuan Bakohumas di Hotel Ima , Selasa (25/6/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Universitas Nusa Cendana (Undana) sudah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi minuman keras keras beralkohol sopi asli NTT atau Sophia. SOP ini sebagai upaya perbaikan atau peningkatan mutu produk.

Hal ini disampaikan Kepala Laboratorium Terpadu Undana, Prof. Ir. Herianus JD. Lalel,M. Si. Ph. D pada acara pertemuan Bakohumas Lingkup Pemprov NTT yang berlangsung di Hotel Ima, Selasa (25/6/2019).

Acara ini dibuka oleh Karo Humas dan Protokol Sekda NTT ,Dr. Marius Jelamu,M.Si mewakili Gubernur NTT.

Pertemuan dengan Tema peran Humas Pemprov NTT dalam rangka sosialisasi kebijakan legalisasi miras lokal sopi asli Sophia NTT ini menghadirkan tiga pembicara, masing-masing Prof. Ir. Herianus JD. Lalel,M.Si, Ph. D (Undana), Hadi Lawalu (Biro Hukum Sekda NTT) dan Hendriani (PT. Niaga Agung Makmur/ NAM).

Di Lembata, Kolipadan Jadi Desa Model PKK

Prof. Ir. Herianus JD. Lalel,M.Si,Ph. D mengatakan, Undana adalah lembaga yang ditunjuk untuk memproduksi Sophia oleh karena itu, pihaknya telah memiliki SOP dalam memproduksi Sophia.

Saat memaparkan materi, Prof. Heri sapaan Prof. Herianus JD. Lalel mengatakan ada delapan tahap cara produksi Sophia,yakni mulai dari persiapan bahan, fermentasi, separasi/pemisahan, pencampuran, pengisian/penutupan wadah, pengemasan, destilasi dan pemeraman/aging (proses menghasilkan cairan fermentasi agar lebih jernih)

"Ada juga uji produksi yang dimulai dari tahapan tingkat pengrajin, kitchen lab dan tahapan pada tingkat mitra pengusaha," kata Prof Heri.

Dijelaskan, Undana telah melakukan kajian mutu sopi lokal di masyarakat dan ditemukan bahwa sopi yang ada tidak standar, tidak terjamin kebersihan dan adanya senyawa berisiko racun. "Karena itu kita ingin untuk perbaikan mutu dari sopi ini dengan melakukan standarisasi proses dan produk,penjaminan kebersihan produk dan peniadaan senyawa berisiko racun," katanya.

Lebih lanjut, dikatakan, minuman beralkohol adalah minuman yang sudah ada sejak dulu atau turun-temurun.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved