KPop

9 Fakta Skandal Narkoba yang Jerat B.I eks iKON, dari Ganja, Hengkang hingga Saham Jatuh

Berikut rangkuman 9 fakta terkait kasus dugaan penggunaan narkoba yang menjerat B.I atau Hanbin, seperti yang dilansir oleh Koreaboo.

Soompi/Xportsnews
9 Fakta Skandal Narkoba yang Jerat B.I eks iKON, dari Ganja, Hengkang hingga Saham Jatuh 

Karena skandal itu, variety show yang menjadikan B.I sebagai bintang tamu mengumumkan,
mereka akan mengedit B.I dari cuplikan terakhir.

JTBC2 menghapus B.I dari Grand Buda-Guest dan SBS menghapusnya dari Law of the Jungle di Lost Jungle.

Saat ini, B.I tidak sedang diselidiki oleh polisi.

Menyusul berita tentang upaya pembelian obat B.I, seorang pengacara yang berpengalaman,
mengatakan kepada Section TV, akan sulit untuk menghukum B.I karena hanya terbukti
mencoba untuk membeli obat.

4. Problematika YG Entertainment: Investigasi dan Jatuhnya Harga Saham

Setalah keluarnya surat permintaan maaf B.I, YG Entertainment merilis pernyataan resmi, yang menyatakan, mereka telah mengakhiri kontrak eksklusif B.I.

Mereka juga telah menghapus B.I dari situs web resmi YG Entertainment dan jajaran iKON.

Sejak itu, perusahaan telah kehilangan keuntungan.

YG juga menerima banyak kritik dan mungkin akan segera menjadi subyek investigasi baru.

Awal tahun ini, saham YG Entertainment jatuh akibat skandal Burning Sun Seungri.

Harga saham perusahaan turun lagi setelah berita tentang dugaan kejahatan narkoba oleh B.I.

Per 12 Juni 2019, saham YG Entertainment diperdagangkan pada 31.950 KRW, turun 4,05
persen (-1,350 KRW) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya.

5. Yang Hyun Suk Diduga Mengancam Han Seo Hee untuk Mengubah Kesaksiannya

Pada 12 Juni, KBS merilis sebuah laporan eksklusif yang merinci bagaimana pendiri YG
Entertainment Yang Hyun Suk diduga memaksa Han Seo Hee untuk mengubah pernyataannya
tentang upaya B.I dalam upaya pembelian narkoba.

Sehari setelah Han Seo Hee diselidiki pada tahun 2016, dia menerima panggilan telepon dari YG
Entertainment dan bertemu dengan Yang Hyun Suk di kantornya, di mana Yang Hyun Suk
mendesaknya untuk mengubah pernyataannya tentang B.I.

Yang Hyun Suk juga dilaporkan menyewa penasihat hukum khusus untuk Han Seo Hee agar bisa
mendampinginya mengubah kesaksian di hadapan polisi.

Setelah itu, Han Seo Hee mengunjungi kantor polisi dengan pengacara barunya dan membalikkan
pernyataannya, menyatakan bahwa dia tidak pernah memberikan narkoba pada B.I.

Petugas polisi "Choi", yang sedang menyelidiki kasus ini, menyatakan bahwa ia merasa baik
pengacara dan Han Seo Hee bertindak aneh selama penyelidikan.

Dia mengatakan pengacara itu "terlalu protektif" dan Han Seo Hee tampak "terintimidasi".

Dalam laporan KBS, YG Entertainment menyatakan bahwa saat itu mereka bertemu dengan Han
Seo Hee untuk memverifikasi keaslian kasus narkoba dengan B.I.

YGE menyangkal pernah memaksa Han Seo Hee untuk mengubah pernyataannya dan tidak
memberikannya penasihat hukum.

Dispatch melaporkan dua sisi berbeda dari cerita yang sama.

Yang Hyun Suk mengatakan, ketika dia dan Han Seo Hee mengadakan pertemuan pada 23
Agustus 2016 (sehari setelah penangkapannya), Yang Hyun Suk mengatakan kepada Han Seo
Hee, B.I tidak pernah dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Yang Hyun Suk berkata Han Seo Hee dapat dituntut atas pencemaran nama baik jika dia tidak
mengubah kesaksiannya.

Sedangkan menurut Han Seo Hee, ia mengklaim, Yang Hyun Suk mengambil teleponnya dan mengancam akan merusak kariernya jika dia tidak mengubah pernyataannya.

Program berita MBC juga merilis laporan tentang perubahan pernyataan Han Seo Hee.

Selama wawancara telepon dengan MBC, Han Seo Hee mengklaim, jika dia terus berbicara
tentang B.I, dia akan "mendapat masalah dengan Yang Hyun Suk", dan dia menghindari berbagi
rincian lebih lanjut.

Han Seo Hee secara singkat mengomentari liputan berita tentang keterlibatan YG Entertainment
dalam skandal dan investigasi narkoba.

Ia lalu menyatakan, artikel itu benar adanya.

6. Han Seo Hee Mengklarifikasi Keterlibatannya

Pada 14 Juni 2019, sehari setelah MBC merilis laporan mereka, Han Seo Hee memposting pernyataan di Instagram.

Ia meminta netizen untuk tidak menjadikannya fokus dari insiden narkoba B.I.

Ia menyatakan, dia bukanlah bandar obat-obatan.

Ia hanya seorang pengirim obat.

Setelah membeli obat-obatan dari "C", Seo Hee kemudian mengirimkan obat-obatan itu ke B.I
dengan harga yang sama.

Ia tidak mendapat untung.

Seo Hee juga mengklaim, sudah mencoba menghentikan B.I dari membeli narkoba.

Han Seo Hee telah berjanji untuk bekerja sama sepenuhnya dengan polisi jika investigasi ulang
dilakukan.

Tetapi ia mengatakan kekhawatirannya tentang bagaimana Yang Hyun Suk secara langsung
campur tangan dalam kasus ini dan mengancamnya lagi dan berkolusi dengan polisi.

7. Seunghoon WINNER Diduga Terlibat dalam Skandal Narkoba B.I

Dispatch mengungkapkan, Lee Seunghoon WINNER diduga berperan dalam kasus kecurigaan narkoba B.I dan terhubung ke Han Seo Hee.

Lee Seunghoon terlibat dalam skandal ini karena adanya pesan Kakaotalk yang ia kirim ke Han
Seo Hee pada 1 Juni 2016.

Pesan-pesan ini disita oleh polisi ketika Han Seo Hee ditangkap pada 22 Agustus 2016, di hari
ketika ia memberi tahu polisi tentang upaya pembelian narkoba B.I.

Pada tanggal 1 Juni 2016, Seunghoon bertanya kepada Han Seo Hee apakah dia baru saja
bertemu dengan B.I, dan menyuruhnya untuk menelpon di nomor telepon barunya.

Menurut Han Seo Hee, nada suara Lee Seunghoon sangat mendesak.

Ia mengatakan kepadanya, B.I terbukti positif menggunakan narkoba dalam tes narkoba internal
yang dilakukan YG Entertainment.

Lee Seunghoon lalu meminta Han Seo Hee untuk bertemu.

Ketika Han Seo Hee pergi ke lokasi untuk bertemu Lee Seunghoon, ia malah disambut oleh
karyawan YG Entertainment yang bernama "K".

"K" mengatakan kepada Han Seo Hee bahwa setiap pembicaraan terkait narkoba tentang B.I
harus menjadi "rahasia".

8. Rencana Komisi Anti-Korupsi dan Hak Sipil Korea Menyelidiki YG Entertainment dan
Dugaan Hubungan YGE dengan Polisi

Sekarang telah menjadi perhatian Komisi Anti-Korupsi dan Hak-Hak Sipil (ACRC) bahwa
kecurigaan narkoba B.I di masa lalu mungkin telah ditutup-tutupi karena kolusi YG
Entertainment dengan polisi.

Jika ACRC mengakui kredibilitas petisi ini, mereka kemungkinan besar akan memulai penyelidikan pada YG Entertainment dan polisi.

Menurut Newsis, Han Seo Hee secara anonim mengajukan petisi publik ini dengan ACRC pada
4 Juni 2019.

Han Seo Hee dilaporkan menyerahkan laporan itu ke ACRC melalui pengacara Bang Jeong
Hyeon, pengacara yang dikenal karena melaporkan kecurigaan mengenai Burning Sun juga.

Telah terungkap, data yang diserahkan ke ACRC oleh Bang Jeong Hyeon termasuk informasi
yang belum pernah diungkapkan dalam pers terkait dengan kasus narkoba B.I dan intervensi YG
selama investigasi polisi terhadap Han Seo Hee tiga tahun lalu, serta kolusi antara YG Hiburan
dan polisi.

Orang-orang yang disebutkan dalam petisi publik adalah B.I, afiliasi YGE dan polisi.

Jika ACRC menganggap petisi tersebut sangat kredibel setelah meninjaunya melalui Tim TF mereka, kasus tersebut akan diteruskan ke polisi atau penuntutan.

Sementara itu, MBC telah mengungkapkan salah satu alasan mengapa keterlibatan Han Seo Hee
dalam kecurigaan narkoba B.I tidak diselidiki dengan baik pada tahun 2016.

Penuntutan Kantor Kejaksaan Distrik Suwon hanya memanggil Han Seo Hee untuk penyelidikan
sekali, tetapi tidak satu laporan pun dibuat tentang penyelidikan karena Han Seo Hee terus
menerus menangis.

Setelah itu, kejaksaan tidak pernah memanggil kembali Han Seo Hee atau meminta B.I untuk
diselidiki karena polisi sedang melakukan penyelidikan terpisah.

Setelah mengirim kasus ke kejaksaan, polisi terus menyelidiki B.I secara independen selama 6
bulan, hingga Maret 2017, dan penyelidikan berakhir tanpa hasil.

9. Sentimen Publik pada YGE dan Petisi Terkait Kasus B.I

Pendapat publik tentang B.I terbagi.

Beberapa netizen melihat keputusan B.I untuk keluar dari iKON sebagai pengakuan bersalah.

Ia juga dituduh memutihkan rambutnya untuk menghindari tes narkoba, seperti yang terlihat dalam kasus Park Yoochun.

Di sisi lain, B.I telah menerima banyak dukungan dari penggemar Korea dan internasional.

Sebuah petisi berjudul "Hanbin Shouldn't Have to Leave iKON" (Hanbin Tidak Harus

Meninggalkan iKON) saat ini mendekati 800.000 tanda tangan.

Sementara itu, citra YG Entertainment di depan publik dianggap tidak terlalu baik.

Banyak netizen mengungkapkan kemarahan mereka, menuntut penyelidikan menyeluruh tentang
penggunaan narkoba artis YG.

Melalui petisi, publik juga menyerukan boikot terhadap produk-produk YG Entertainment, dan
menghentikan semua aktivitas artis YG.

Satu petisi, berjudul, "Petisi Untuk Menghentikan Semua Promosi Dari Agensi Hiburan, YG
Entertainment" diciptakan dengan maksud untuk melarang artis YG Entertainment dan artis
terkait dari siaran .

Petisi tersebut telah mendapatkan lebih dari 30.000 tanda tangan. (Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved