Waspada! Urin Berbusa Termasuk Salah Satu Gejala Kerusakan Ginjal
Waspada! Urin Berbusa Termasuk Salah Satu Gejala Kerusakan Ginjal. Berikut penjelasannya.
Waspada! Urin Berbusa Termasuk Salah Satu Gejala Kerusakan Ginjal.
POS-KUPANG.COM - Waspada! Urin Berbusa Termasuk Salah Satu Gejala Kerusakan Ginjal
Ginjal merupakan organ tubuh penting dan sangat ditakuti jika mengalami kerusakan.
Karena pada bagian ini sangat vital dan sangat memengaruhi kehidupan manusia, biaya pengobatannya sangat mahal.
• WOW ! Aston Villa Pecahkan Rekor Transfer Klub Pasca Promosi ke Premier League
• Yuk Kepoin! Regangkan Nyeri di Bagian Leher dan Punggung Sebelum Tidur dengan 3 Gerakan Ini
• Tekanan Tinggi di Persebaya Surabaya jadi Tantangan Pelatih Fisik Danang Suryadi, Ini Alasannya
Ginjal memiliki fungsi untuk menyaring sampah dalam tubuh manusia, seperti makanan dan gas berbahaya, air dan semua yang perlu disaring ginjal.
Oleh karena itu penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan ginjal serta tidak mengabaikan jika ginjal mengalami masalah.
Nah, yang paling mudah adalah Anda memerhatikan 'alarm' yang ditunjukkan oleh tubuh jika terjadi masalah kesehatan seperti berikut ini:
1. Urin mengeluarkan busa berlebih
Semua mengatakan bahwa tubuh perlu minum delapan gelas perhari yang akan membantu ginjal melakukan detoksifikasi.
Ketika jumlah air berlebih dapat dicerna dalam tubuh setiap hari, buang air kecil untuk menghilangkan racun dalam tubuh.
Pada saat ini buang air kecil umumnya jernih dan tidak ada bau, kecuali Anda sudah makan makanan berat atau begadang semalaman.
• Terlalu Banyak Mengkonsumsi Garam Bisa Bahayakan Kesehatan? Begini Penjelasannya
• Ternyata Sering Makan Sendirian Tanpa Teman atau Pasangan Bisa Timbulkan Masalah Kesehatan Loh
Jika Anda menemukan bahwa urin tidak jernih, selama beberapa hari ia akan memilki bau yang kuat dan disertai dengan buih yag berbusa.
Munculnya protein urin sering berarti bahwa beberapa fungsi ginjal mengalami kesulitan.
Maka keadaan urine harus selalu diperhatikan ketika buang air kecil, cobalah untuk memeriksakannya.
2. Kerontokan rambut, warna putih berlebih
Ketika usai muda kemudian muncul rambut putih berlebih mungkin Anda tidak boleh mengabaikannya, terlebih disertai rambut rontok.
Perlu diketahui ternyata hal itu bisa berkaitan dengan fungsi ginjal, karena ginjal memiliki hubungan dengan volume rambut dan kualitas rambut.
Menurut pakar kesehatan Tiongkok, percaya bahwa ginjal adalah intisari dari tumbuhnya rambut.
Jika ginjal adalah tanah bagi rambut, maka rambut yang rontok adalah tanaman dengan tanah yang tidak dipelihara dengan baik.
Namun sebaliknya, jika rambut tumbuh dengan lebat hitam dan baik, berarti itu menunjukkan bahwa tanah dirawat dengan baik.
3. Merasakan hubungan seksual yang membosankan
Kehidupan seksual orang dewasa bisa meningkatkan hormon tubuh dan menghindari gangguan hormon manusia.
Bagi wanita, kehidupan seksual yang normal dan wajar juga dapat memiliki efek pelembab darah dan kulit yang cukup.
• Grup Band SMA Recis Bajawa Hibur Warga Mbay Saat Festival Seafood Nangadhero di Nagekeo
• Kejadian Tabrakan di MotoGP Catalunya, Lorenzo Akhirnya Minta Maaf: Ini Pernyataannya
• Cara V BTS Ingatkan Jimin yang Hampir Lupa Menyanyikan Bagiannya Ini Lucu Banget ARMY Ngakak
Namun, ketika tubuh mengalami masalah seperti lelah dan minat rendah kurang keinginan, mungkin disebabkan masalah ginjal.
Maka tubuh harus disesuaikan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada tubuh. (*)
Artikel ini telah tayang di Intisari.online.com