Bupati Kamelus: Bangun Manggarai dengan Penuh Kegembiraan

Kata Bupati Manggarai Deno Kamelus: Bangun Kabupaten Manggarai dengan Penuh Kegembiraan

Bupati Kamelus: Bangun Manggarai dengan Penuh Kegembiraan
POS-KUPANG.COM/FOTO DOK HUMAS SETDA MANGGARAI
Bupati Manggarai, Wabup Manggarai, penjabat Sekda Manggarai dan Vikjen Keuskupan Ruteng pose bersama usai misa pentabhisan Kapela Watu Alo, Manggarai. 

Kata Bupati Manggarai Deno Kamelus: Bangun Kabupaten Manggarai dengan Penuh Kegembiraan

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H meminta seluruh masyarakat untuk membangun Kabupaten Manggarai dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan.

Bupati Kamelus menyampaikan hal itu dalam acara pentahbisan Kapela Stasi Santo Antonius Padua Watu Alo, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai Minggu (16/6/2019).

Kajari TTU Akan Panggil Konsultan Perencana Pembangunan Taman Doa

Bupati Kamelus mengatakan, orang yang berbahagia itu memiliki beberapa ciri yakni pertama, orang itu akan selalu berdamai dengan dirinya sendiri dan orang lain.

Kedua, orang bahagia itu juga adalah orang yang tahu bersyukur. Ketiga, orang berbahagia juga adalah orang beriman.

DJP Nusra dan Kemenkumham Tanda Tangan MoU, Simak Lima Poin Penting

Orang nomor satu di Manggarai ini berharap agar semua pihak dapat terlibat dalam membangun daerah ini dalam kegembiraan.

Menurutnya, dengan kegembiraan tersebut akan menemukan kebahagiaan. "Karena itu kita bangun gereja ini untuk kedamaian. Kalau cari kedamaian, carilah di sini. Tentu untuk menemukan kebahagiaan. Apa pun yang terjadi dalam kehidupan ini hanya karena kuasa Tuhan. Dan, kapela ini menjadi tanda iman kita untuk mencapai kebahagiaan," ujar Bupati Kamelus.

Sementara itu, dalam kotbahnya Vikjen Keuskupan Ruteng, Rm Alfons Segar, Pr menjelaskan, gereja ini dipersembahkan kepada Tuhan sebagai tempat doa.

Karena itu umat stasi Watu Alo, Paroki St. Fransiskus Assisi Karot diajak untuk menggunakannya sebagai tempat mengungkapkan syukur dan berdoa kepada Tuhan.

"Selain itu, tempat ini juga sebagai tempat untuk merawat persatuan dan kesatuan. Nai ca anggit tuka ca leleng," tuturnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wabup Manggarai, Drs. Victor Madur, Penjabat Sekda Manggarai, Drs. Anglus Angkat, M.Si dan sejumlah pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai.

Kapela ini dibangun selama delapan tahun, sejak tahun 2009. Sebelumnya, sejak tahun 1986, umat stasi Watu Alo melaksanakan misa di SDI Watu Alo. Akumulasi dana dari pembangunan Kapela ini sebesar Rp 1,1 miliar.

Dana itu diperoleh dari swadaya umat, sumbangan dari Pemerintah Kabupaten dan Propinsi serta sumbangan dari para donatur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved