Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Kristen Sabtu 15 Juni 2019 'Lahir di Dunia Bukan Satu Pilihan tapi Kesempatan Berbuat Baik'

Renungan Kristen Sabtu 15 Juni 2019 'Terlahir di Dunia Bukan Satu Pilihan tapi Kesempatan Berbuat Baik'

Renungan Kristen Sabtu 15 Juni 2019 'Lahir di Dunia Bukan Satu Pilihan tapi Kesempatan Berbuat Baik'
dokumentasi pribadi
Renungan Kristen Sabtu 15 Juni 2019 'Terlahir di Dunia Bukan Satu Pilihan tapi Kesempatan Berbuat Baik' 

Perbuatan baik itu harus dimulai dari lingkungan mereka sendiri baru ke lingkungan yang lebih luas.

Paulus mendorong jemaat di Galatia untuk hidup dalam kasih bukan sebagai sebuah aturan, tetapi itulah hukum Kristus.

Dan sebagai dasar hukum itu, tentu karena Kristus telah lebih dahulu melakukannya bagi mereka.

Menurut Paulus hakikat perbuatan baik bukan semata-mata pada perbuatan baik itu sendiri, tetapi kepada sikap hati di balik perbuatan baik yang dilakukan.

Perbuatan baik yang dilakukan dengan sikap hati yang benar akan berdampak sangat positif dan menjadi sebuah kesaksian bagi orang lain.

Memang Rasul Paulus menuli surat ini la tidak berjumpa lagi dengan jemaat-jemaat di Galatia karena setelah ia ke Yerusalem melalui Korintus, ia ditangkap lalu dihukum mati, tetapi suratnya telah membawa pengaruh yang besar bagi pertumbuhan iman jemaat-jemaat di Galatia

Hari ini kita diajak untuk menggunakan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita untuk berbuat baik kepada semua orang, terutama kepada saudara- saudara kita di lingkungan kita yang terdekat, di jemaat ini, baru kemudian meluas ke semua orang.

Nasihat ini penting, oleh karena hal mementingkan diri sendiri, tidak saling mengampuni, masa bodoh, makin hari makin menjadi pilihan hidup banyak orang.

Contoh di Negara-negara maju, untuk ngobrol dengan seseorang, mesti membayar sekitar 20 dolar perjam (atau sekitar Rp200.000 ).

Keadaan ini sudah mulai terasa di kota kita saat ini.

Di tempat- tempat hiburan, gadis-gadis dipajang di sebuah ruangan kaca, dan bagi mereka yang ingin ngobrol atau curhat, mesti membayar.

Karena itu selama kita masih bisa berjumpa dengan sahabat-sahabat, saudara-saudara secara gratis jangan lewatkan kesempatan itu.

Kalau masih ada kesempatan untuk kita berbuat baik kepada orang lain, jangan lewatkan.

Nasihat ini sangat penting, karena mungkin ada saat dimana kebaikan-kebaikan kita tidak ada gunanya lagi.

Mari kita memperbaharui semangat kita untuk lebih banyak berbuat baik kepada semua orang, terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Perbuatan baik itu bukan karena kita lebih baik dari orang lain, tetapi karena kita telah menerima kebaikan Allah dalam hidup kita.

Ketika kita menolong orang lain, sebenarnya kita sedang menolong diri sendiri; sebab dengan menolong orang lain, kita menyadari bahwa kita juga membutuhkan pertolongan dari pihak lain.

Janganlah jemu-jemu berbuat baik, karena siapa tahu, kesempatan itu hanya datang sekali dalam hidup kita.

John Wesley pernah mengatakan: “Kerjakanlah semua kebaikan sebisa Anda, dengan segala cara yang Anda bisa, di semua tempat yang Anda bisa, setiap saat yang Anda bisa, kepada semua orang sebisa Anda, selama mungkin sebisa Anda.

Amin

Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved