Satuan Pengamanan BBPP Kupang Budidaya Ubi Ungu, Tanaman Berkasiat Anti Kanker

bi berwarna, seperti ubi ungu, memiliki jumlah komponen antikanker yang tinggi. Sekali lagi, ini berkat antioksidan yang kerap kali dikaitk

Satuan Pengamanan BBPP Kupang  Budidaya Ubi Ungu, Tanaman Berkasiat Anti Kanker
fOTO/BBPP Kupang
Budidaya Ubi Ungu di BBPP Kupang 

POS KUPANG.COM -Siapa yang tak kenal ubi ? Umbi-umbian yang satu ini memang sangat populer di Indonesia berkat dan rasanya yang enak.

Tanaman ubi jalar merupakan tanaman yang tidak memerlukan perawatan atau perlakukan khusus oleh sebab itu Crew Satuan Pengamanan BBPP Kupang Mencoba untuk melakukan Penanamam atau Budidaya ubi Ungu ini.

Penanaman Perdana di lakukan pada akhir bulan Februari 2019 di lahan seluas 120 M2 (3x40) dengan jarak tanam 15-20 cm perawatan atau pengolaan ubi ungu ini dengan menggunakan pupuk bokasi atau pupuk kompos sehingga jauh dari residu pupuk kimia, dan panen perdana dilakukan pada tanggal 12 Juni 2019 dengan hasil panen sebanyak 135 Kg dan masih ada yang belum di panen.

Crew Satuan Pengamanan di BBPP Kupang yang di gawangi oleh Dominggus Defretes Johannes Lango, Aloysisus A. Ole, Simon Here, Ahmad Rifai, Marselino K.H.Guteres tidak hanya menjaga keamanan saja tapi di berikan tugas untuk melakukan pembersihan lahan kantor dan dengan inisiatif crew satpam sendiri mereka melakukan kegiatan menanam hortikultura (Flora/bunga, Sayuran dan Buah2 di sekitar Pos Satpam.

Manfaat Ubi Ungu ( diambil dari beberapa Sumber)

Secara biologis, ubi ungu dan kentang memang masih berada dalam satu keluarga. Keduanya juga kaya nutrisi dan serat. Namun, ubi ungu memberikan asupan vitamin hingga empat kali lebih banyak daripada kentang. Berikut adalah beberapa manfaat ubi ungu lain yang perlu Anda ketahui, yaitu:

Menurunkan tekanan darah tinggi
Menurut para peneliti, mengonsumsi ubi ungu efektif mengurangi tekanan darah, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke pada penderita hipertensi.

Sayuran, buah-buahan, atau umbi-umbian berwarna ungu kaya akan karotenoid, asam fenolat, dan antosianin, yaitu zat pemberi warna ungu yang memiliki sifat antioksidan. Fungsi antioksidan tersebut ialah mengurangi peradangan kronis yang terkait dengan penyakit jantung dan stroke.

Ubi ungu juga memiliki kadar kalium dan asam klorogenik yang tinggi. Zat ini dinilai mampu mengurangi tekanan darah tinggi. Dan tahukah Anda jika ubi ungu lebih baik dimakan beserta dengan kulitnya? Cara ini dirasa paling baik untuk mendapatkan khasiat maksimal antioksidan dari ubi ungu.

Menjaga berat badan Ubi ungu baik dikonsumsi oleh penderita obesitas. Dalam sebuah penelitian kecil terhadap pasien obesitas disimpulkan bahwa menambahkan dua porsi ubi ungu setiap hari selama satu bulan dalam asupan makanan tidak akan membuat berat bedan naik. Sekaligus, tekanan darah mereka pun berkurang.

Antikanker

Ubi berwarna, seperti ubi ungu, memiliki jumlah komponen antikanker yang tinggi. Sekali lagi, ini berkat antioksidan yang kerap kali dikaitkan dapat mengurangi risiko kanker. Asupan makanan yang kaya antioksidan, seperti karotenoid, dapat menetralkan radikal bebas sehingga menurunkan risiko kanker lambung, ginjal, usus besar, dan payudara.

Namun perlu diingat bahwa sifat antikanker tersebut hanya berlaku jika ubi ungu dalam keadaaan segar. Jika sudah disimpan selama beberapa bulan, sifat antikanker ubi ungu akan berkurang.

Antiradang (antiinflamasi)

Mengonsumsi ubi ungu diduga mampu mengurangi risiko peradangan atau inflamasi, dan menyeimbangkan radikal bebas yang mampu merusak sel-sel tubuh. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved