Lagu, Puisi dan Tarian Jadi Salam Perpisahan Fr Dion di SMPK Sint Vianney Soe
Lagu, Puisi dan tarian Jadi Salam Perpisahan Fr. Dionisius Hesron di SMPK Sint Vianney Soe
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
Lagu, Puisi dan tarian Jadi Salam Perpisahan Fr. Dionisius Hesron di SMPK Sint Vianney Soe
POS-KUPANG.COM | SOE - Setelah dua tahun menjalani tahun orientasi pastoral (TOP) dengan menjadi guru di SMPK Sint Vianney Soe, akhirnya tiba saatnya bagi Fr. Dionisius Hesron, S.Fil berpisah dengan para murid dan guru SMPK Sint Vianney Soe. Kamis (13/6/2019) pagi acara perpisahan digelar di halaman sekolah.
Mulai dari siswa, pegawai tata usaha, guru hingga kepala sekolah SMPK Sint Vianney Soe, Romo Johannes A. Tnomel ikut ambil bagian dalam acara perpisahan yang dikemas sederhana dalam suasana penuh kekeluargaan itu.
• BPS Kabupaten Ende Bangun Gedung Baru
Teras kelas disulap menjadi panggung dadakan dengan spanduk yang bertuliskan salam perpisahan ditempel pada tembok ruang kelas.
Dua buah tenda dipasang di lapangan dengan kursi-kursi terisi penuh oleh para guru, siswa dan juga Fr. Dion yang duduk dibaris depan bersama Romo kepala sekolah.
Sebagai bentuk salam perpisahan dengan Fr. Dion, para siswa mementaskan moderen dance, puisi dan juga lagu. Puncaknya, Fr. Dion diminta maju ke atas panggung untuk menerima bingkisan cenderamata sebagai kenang-kenangan dari para siswa.
• Leo Lelo Interupsi Saat Wagub Bacakan Tanggapan Gubernur Atas Pemandangan Umum Fraksi
Satu persatu siswa perwakilan kelas VII dan VIII didampingi wali kelasnya menyerahkan cenderamata untuk Fr. Dion.
Seketika, susana yang awalnya meriah berubah menjadi haru. Fr. Dion nampak tersenyum sambil menahan air matanya ketika menerima cenderamata dari para siswa.
Ditemui usai acara perpisahan, Fr. Dion mengaku, terharu dengan apa yang dipersembahkan oleh para siswa dan rekan guru untuknya.
Dua tahun menjalini masa pastoral di SMPK Sint Vianney Soe begitu berkesan di hatinya. Ada cerita suka dan duka yang telah dilewati dan menjadi sebuah kenangan saat ini.
Menjalani masa pastoral di SMPK Sint Vianney Soe memberikan kesan yang tak terlupakan baginya. Mental dan kemampuannya untuk memimpin kian terasah.
Kemampuan mengajar sebagai seorang guru yang awalnya tidak dimiliki, kini menjadi keahliannya.
"Banyak hal positif yang saya dapat selama menjalani masa pastoral di SMPK Sint Vianney Soe. Mental tampil di depan umum dan kemampuan menguasai tugas seorang guru yang awalnya tidak saya miliki, kini sudah saya miliki. Ada banyak cerita suka dan duka yang telah terukir di sini dan itu tidak bisa saya lupakan," ungkapnya.
Untuk diketahui, selain menjadi guru di SMPK Sint Vianney Soe, dalam menjalani masa pastoralnya Fr. Dion juga menjalankan tugas pastoral di Paroki Sta. Maria Mater Delorosa.
Selain membantu imam dalam mempersiapkan dan merayakan Ekaristi, Fr. Dion juga memimpin ibadat sabda tiap hari Minggu di Kapela, memberikan materi bagi calon sambut baru dan calon krisma serta memberikan materi bagi THS-THM.