Tak Hanya di Sekolah, Irfan Dianiaya Senior di Terminal dan Jalan

Ternyata Tak Hanya di Sekolah, Irfan Dianiaya Senior di terminal dan Jalan

Tak Hanya di Sekolah, Irfan Dianiaya Senior di Terminal dan Jalan
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Paulinus Polce, orangtua korban penganiayaan, Rabu (12/6/2019) berada di SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere, Jalan Moan Subu Sadipun, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, Pulau Flores. 

Ternyata Tak Hanya di Sekolah, Irfan Dianiaya Senior di terminal dan Jalan

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Paulinus Polce, tampak meradang berhadapan dengan dua siswa SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere di Jalan Moan Subu Sadipun, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, Pulau Flores, Rabu (12/6/2019) pagi.

Pagi tadi, Paulinus Polce bersama beberapa orangtua korban dan pelaku penganiyaan diundang sekolah menyusul vidio penganiayaan terhadap EAN dan SNI viral di jagat media sosial Selasa (11/6/2019) petang.

Wacana Pembentukan TGPF Rusuh 22 Mei, Begini Usul Politisi PPP Arsul Sani

"Kau ini yang sering aniaya anak saya di terminal dan di jalan-jalan. Bukan hanya di sini (sekitar sekolah) anak kami dianiaya. Ini kejadian sudah berulang kali," sergah Paulinus Polce datang dari Kewapante, 7 Km arah timur Kota Maumere.

SNI, keponakan kandung Paulinus Polce. Orangtua Irfan, sapaan SNI bekerja di Timika,Propinsi Papau. Lanjut Paulinus Polce, Irfan pernah cerita kepadanya tentang ulah kakak senior atau kakak kelas menganiaya yunior.

Prabowo Minta Pendukungnya Tidak Unjuk Rasa di MK saat Sidang Sengketa Hasil Pilpres

Namun penganiayaan dialami Irfan Senin (10/6/2019) tak pernah diceritakannya. Ia tahu ketika mama kecil Irfan bekerja di RSUD dr.TC Hillers Maumere pulang kerja menceritakan vidio penganiayaan itu.

"Dia pernah sesekali cerita bahwa di sekolah, kakak senior aniaya adik kelas. Ternyata kejadianya sudah sering," ujarnya.

Paulinus Polce mengaku tak terima keponakanya dianiaya. Ia segera melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Nelle dan minta pelaku diproses hukum.

"Supaya jera, kakak senior yang lain tidak meniru. Anak kami kirim untuk sekolah bukan dianiaya oleh kakak kelas," tegas Paulinus Polce. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved