Manajemen SDI Tarus 2 Lepas 35 Siswa Lulus USBN, Ini Pesan Kepsek

Manajemen SDI Tarus 2 Kabupaten Kupang Lepas 35 Siswa Lulus USBN, Ini Pesan kepsek

Manajemen SDI Tarus 2 Lepas 35 Siswa Lulus USBN, Ini Pesan Kepsek
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Para siswa SDK St. Arnoldus yang mengenakan pakaian adat saat pengumuman hasil USBN, Rabu (12/6/2019) 

Manajemen SDI Tarus 2 Kabupaten Kupang Lepas 35 Siswa Lulus USBN, Ini Pesan kepsek

POS-KUPANG.COM | TARUS - Manajemen SDI Tarus 2, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, melepas 35 siswa kelas 6 yang lulus USBN tahun 2018/2019.

Lembaga melepas lulusan ini untuk kembali ke lingkungan keluarga tetapi dengan harapan mereka tidak boleh menjadi petani di sawah tetapi harus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Sumur Bor di DPRD Ende Senilai Rp 300 Juta Tidak Berfungsi

Kepala SDI Tarus 2, Martha Lede Bela, S.Pd menyampaikan hal ini disela-sela kegiatan pengumuman hasil USBN di sekolah ini, Rabu (12/6/2019). Hadir pada kesempatan ini, Sekcam Kupang Tengah, Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk, Ketua Komite, Matheos Henukh, para guru dan orangtua/wali siswa.

Menurut Martha, secara pribadi dan lembaga, sangat bangga dengan prestasi yang diraih 35 siswanya dan dinyatakan lulus 100 persen. Walaupun dengan fasilitas sarana belajar yang masih terbatas, tetapi anak-anak menunjukan prestasi yang cukup gemilang. Saat ini, kata Martha, lembaga melepas 35 anak ini setelah 6 tahun dididik dan kini sudah menyelesaikan studinya.

Ini Alasan Kejaksaan Tersangka Pelanggaran Pemilu di Ende Tidak Ditahan

"Kami lepas 35 anak ini kembali ke orangtua. Harapan saya, anak-anak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Mereka harus diperhatikan agae lebih giat belajar. Jangan nanti setelah tamat SD tidak lanjutkan sekolah tapi kerja di sawah," kata Martha.

Dirinya menambahkan, para siswa ini selama di bangku SDI ini, pola pembinaan selain ilmu pengetahuan yang diberikan, juga diberikan pendidikan karakter.

"Semua mereka baik dan sopan. Komunikasi sesama kawan juga guru sangat baik," jelas Martha.

Ketua Komite, Matheos Henukh, menegaskan hal yang sama. Dirinya berharap para orangtua terus mendorong anaknya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Dirinya sangat bangga dengan prestasi anak yang ada.

"Kami dari komite selalu komunikasi dengan pihak sekolah dalam meningkatkan prestasi anak didik. Saya gembira hasil yang diperoleh cukup baik dimana ada anak nilai bisa sampai 80-an untuk bidang studi USBN. Harapan tentu anak-anak ini kelak menjadi pemimpin di daerah ini," pesan Henukh.

Sementara para siswa dan orangtua/wali kelas VI di lingkup SDK St. Arnoldus, Penfui-Kupang mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing di Indonesia. Dikenakannya pakaian adat ini pada momen pengumuman hasil kelulusan Ujian Akhir Nasional (UAN) tahun ajaran 2018/2019.

Pantauan POS KUPANG.COM di lembaga ini, Rabu (12/6/2019), para siswa dan orangtua/wali diterima kepala sekolah dan guru-guru yang juga mengenakan pakaian adat daerah. Para orangtua kemudian diarahkan ke aula untuk mengikuti rangkaian kegiatan pengumuman hasil.

Perwakilan orangtua/wali menyampaikan terima kasih kepada pengelola lembaga ini yang telah mendidik anak-anak hingga titik akhir yang ditandai dengan pengumuman kelulusan. Apa yang merupakan hasil yang dicapai ini menunjukan proses yang selama enam tahun ini berjalan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved