Tanggapi Bara Hasibuan Soal Koalisi Parpol Pendukung Pasangan 02, Begini Tanggapan Fadli Zon

Tanggapi Bara Hasibuan Soal Koalisi Parpol Pendukung Pasangan 02, Begini Tanggapan Fadli Zon

Tanggapi Bara Hasibuan Soal Koalisi Parpol Pendukung Pasangan 02, Begini Tanggapan Fadli Zon
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019). 

Tanggapi Bara Hasibuan Soal Koalisi Parpol Pendukung Pasangan 02, Begini Tanggapan Fadli Zon

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon mengatakan, setiap partai politik yang tergabung dalam koalisi pendukung pasangan capres-cawapres memiliki hak untuk menentukan sikap, termasuk untuk keluar dari koalisi.

Hal itu dia katakan saat ditanya mengenai kelanjutan koalisi pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 tersebut.

NTT Jadi Tuan Rumah Munas ADKASI

"Saya kira itu domainnya para pimpinan parpol untuk menentukan koalisi. Kalau ada suatu pihak yang tidak ingin di situ (koalisi), itu kan hak dari partai yang bersangkutan," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Namun demikian, Fadli menegaskan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur masih tetap solid bersama-sama. Ia menuturkan, saat ini koalisi tengah fokus pada permohonan sengketa hasil pilpres yang diajukan oleh BPN ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Polda NTT Ajak Warga Jaga Situasi Pasca Bentrok di Naibonat

"Sejauh yang saya tahu, dari koalisi 02 itu masih menempuh jalan di MK, artinya masih bersama-sama," tutur dia.

"Sekarang ini fasenya adalah fase MK. Jadi saya kira konsentrasinya di MK, bagaimana bisa meyakinkan para Hakim Konstitusi soal berbagai kecurangan yang terjadi sebelum, pada saat, dan setelah (pemilu)," kata Fadli.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Bara Hasibuan menilai bahwa secara de facto partainya tak lagi berada di koalisi parpol pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Bara mengatakan, meski belum ada sikap resmi, namun kemungkinan besar PAN akan bergabung ke koalisi parpol pendukung pemerintah pasca-Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik mengusulkan Prabowo segera membubarkan koalisi partai politik pendukungnya. Menurutnya, saat ini Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 telah usai.

Kendati BPN mengajukan sengketa hasil pilpres ke MK, Namun Rachlan menilai proses tersebut tidak melibatkan peran partai. (Kompas.com/Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fadli Zon: Tiap Parpol Punya Hak Keluar dari Koalisi",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved