Bentrok antar Warga di Naibonat, PMII Dorong Pemprov NTT Selesaikan Masalah WNI Eks Tim-Tim

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kupang mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera menyelesaikan masalah WNI Eks Tim-tim.

Bentrok antar Warga di Naibonat, PMII Dorong Pemprov NTT Selesaikan Masalah WNI Eks Tim-Tim
ISTIMEWA
Hasnu Ibrahim Selaku Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kupang mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera menyelesaikan masalah WNI Eks Tim-tim.

Pemprov NTT diharapkan segera menyelesaikan bentrokan yang terjadi antarwarga Eks Tim-tim yang terjadi di wilayah Naibonat, Kabupaten Kupang pada 6 Juni 2019.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum PMII Kupang, Hasnu Ibrahim ketika menghubungi POS-KUPANG.COM pada Sabtu malam.

Menurutnya hal tersebut sebagai solusi atas konflik horizontal antar sesama masyarakat yang kian berlanjut.

BREAKING NEWS: KM Mentari Selaras Terbakar di Perairan Sumba, Penyebabnya Belum Diketahui

Dijelaskannya, pernyataan tersebut disampaikan sebagai bahan pertimbangan atas terjadinya bentrok antar Dua Organisasi Bela Diri yang turut meresahkan warga di Naibonat.

PMII Kupang, sangat menyayangkan sikap DPRD NTT yang meminta Pemprov NTT dalam membubarkan dua organisasi atau perguruan bela diri yang ada di Naibonat, karena selalu saja bentrok.

BREAKING NEWS- Perempuan di Ngada-NTT Ditemukan Tewas Telungkup di Tungku Api

Menurut Hasnu, upaya pembubaran yang dimaksudkan oleh DPRD Provinsi NTT yang disampaikan oleh Ketua Komisi V DPRD PROVINSI NTT, Jimmi WB Sianto, SE.MM sungguh sangat tidak tepat, karena melanggar hak sebagai warga negara Indonesia.

Perguruan Bela Diri Kera Sakti dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bukanlah Organisasi kemasyarakatan (ORMAS) yang secara prinsip bertentangan dengan Pancasila.

"Kalau misalkan dasar kajian DPRD PROVINSI NTT karena sering buat ulah atau keributan, sehingga langkah yang diambil harus dibubarkan sungguh tidak bijak," katanya.

Halaman
123
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved