Pemda TTS Kecolongan, Retribusi Pariwisata Menguap
Pemkab TTS kecolongan dalam menangkap sumber pendapatan baru dari retribusi pariwisata yang sedang buming di Kabupaten TTS.
Penulis: Dion Kota | Editor: Alfred Dama
Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota
• Pemda TTS Kecelongan, Retribusi Pariwisata Menguap
• Bentrok di Naibonat, Keluarga Korban Ramos Horta Desak Polisi 3x24 Jam Tangkap Pelaku Penikaman
POSKUPANG.COM, SOE -- Pemkab TTS kecolongan dalam menangkap sumber pendapatan baru dari retribusi pariwisata yang sedang buming di Kabupaten TTS.
Taman wisata alam (twa) Bukit Bikekneno di Kecamatan Mollo Selatan, bukit marmer Tunua dan bukit marmer serta danau Nausus di Kecamatan Mollo Utara yang ramai dikunjungi para wisatawan justru tak dikelolah untuk mendapatkan pundi-pundi uang.
Akibatnya, uang jutaan rupiah yang sebenarnya bisa didapatkan dari para wisatawan yang berlibur selama liburan Idul Fitri justru menguap begitu saja.
Darius Kolo, penjaga taman bu'at mengaku, banyak wisatawan yang lari berwisata ke bukit Bikekneno.
• Anak Mantan Presiden Amerika Malia Obama Jauh dari Hidup Mewah, Begini Gaya Pacarannya
• Menggemaskan, Jan Ethes Hormat Berndera, Warga Net Sebut Penerus Jokowi
Padahal, untuk mencapai bukit Bikekneno para wisatawan harus melewati taman bu'at.
Namun sayangnya, dari 10 mobil yang melintas di depan taman bu'at, 9 mobil terus ke bukit Bikekneno dan hanya satu mobil yang berbelok ke taman bu'at.
" Memang liburan idul Fitri ini banyak mobil dari luar yang datang, tetapi mereka lurus ke bukit Bikekneno. Paling hanya satu atau dua mobil yang belok masuk ke taman bu'at. Padahal kalau kita kelolah pasti kita bisa dapat uang banyak," ujarnya kepada pos Kupang.com, Jumat (7/6/2019) di pos jaga Taman Bu'at.
Hal senada juga diungkapkan Adon Sanam. Ia mengaku, saat ini banyak wisatawan yang lebih suka berwisata ke fatumnasi dan mollo utara ( bukit marmer dan danau Nausus).
Air terjun Oehala hanya mendapatkan sedikit muntahan dari wisatawan yang berkunjung ke fatumnasi dan mollo utara.
" Kakak kalau jujur orang banyak yang lari ke fatumnasi dan mollo Utara. Kita dapat muntahan dari sana yang paling masih sempat singgah di Oehala. Padahal obyek wisata di sana pemerintah belum kelolah," ujarnya.
Untuk diketahui, kunjungan wisata di taman bu'at dan air terjun Oehala memang mengalami peningkatan.
Namun peningkatan ini turun jika dibandingkan dengan peningkatan kunjungan pada liburan tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini tak lepas dari munculnya obyek wisata baru seperti bukit Biketneno, bukit marmer dan danau Nausus yang sedang buming saat ini.
Jumlah pengunjung di air terjun Oehala selama dua hari libur idul Fitri (5 dan 6 Juni) mendekati 300 pengunjung. Sedangkan di taman bu'at, total kunjungan selama dua hari (5 dan 6 Juni) mendekati 600 pengunjung. (din)