Waspadalah! Empat Pulau di NTT Ini Berpotensi Terjadi Angin Kencang,
BMKG dalam memprediksi kondisi cuaca yang akan terjadi pada pagi, siang hingga sore, malam, dan dini hari di seluruh wilayah Provinsi NTT yakni cerah
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memprediksi cuaca yang akan terjadi di Provinsi NTT pada, Kamis (6/6/2019).
BMKG dalam memprediksi kondisi cuaca yang akan terjadi pada pagi, siang hingga sore, malam, dan dini hari di seluruh wilayah Provinsi NTT yakni cerah berawan hingga berawan.
Dan BMKG juga memprediksi suhu udara yang akan terjadi di seluruh wilayah Provinsi NTT berada pada kisaran 19 hingga 33 derajat celcius.
Untuk suhu udara di Kota Ruteng dan Bajawa berada pada titik terendah. Suhu udara pada dua kota itu berada pada kisaran 15 hingga 26 derajat celcius.
• Dua Pemain Persib Gian Zola dan Beckham Putra Naik Gunung di Garut, Ini Tujuannya
Terkait dengan tingkat kelembapan udara yang dipredisi oleh BMKG, kondisi kelembapan udara di seluruh wilayah Provinsi NTT pada hari ini berada pada kisaran 55 hingga 95 persen.
• Intip YUK, Raffi Ahmad Bagi-Bagi THR di Bandung,
Selain itu, posisi angin bertiup di wilayah Provinsi NTT dari arah timur ke arah selatan dengan kecepatan angin bertiup sejauh 30 sampai 45 km per jam.
BMKG dalam memberikan peringatan dini kepada seluruh masyarakat di Provinsi NTT supaya selalu mewaspadai potensi angin kencang di Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba.
• Harga Baju Lebaran Nagita Slavina Hingga Puluhan Juta, Begini Keterkejutan Raffi Ahmad
BMKG dalam memberikan peringatan dini kepada seluruh masyarakat di Provinsi NTT supaya mewaspadai potensi gelombang tinggi di Laut Sawu dan wilayah perairan NTT bagian selatan hingga barat.
Perkiraan cuaca BMKG Provinsi NTT tersebut mulai berlaku pada, Kamis (6/6/2019) pukul 07:00 Wita, hingga, Jumat (7/6/2019) pukul 07:00 Wita. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ada-ancaman-siklon-terbesar-angin-kecepatan-200-kmjam-india-evakuasi-780000-penduduk.jpg)