8 Tradisi Lebaran yang Unik dari Berbagai Belahan Dunia, Ada Ramadhan Bayram dari Turki
Lebaran, Idul Fitri, atau yang dikenal masyarakat dunia sebagai Eid, merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia.
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM - Lebaran, Idul Fitri, atau yang dikenal masyarakat dunia sebagai Eid, merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia.
Setelah sebulan lamanya melakukan ibadah Ramadhan (puasa), momentum ini dijadikan sebagai hari kemenangan bagi setiap umat Muslim.
Dalam menyambut Lebaran, tentunya ada tradisi-tradisi yang dilaksanakan. Namun, setiap daerah dan negara memiliki tradisi yang berbeda-beda untuk menyambut Lebaran atau sesudahnya.
Berikut tradisi unik Lebaran dari masing-masing negara:
1. Turki (Ramadhan Bayram)
Tradisi Lebaran juga ada di Turki, namanya Ramadhan Bayram atau Seker Bayrami. Orang Turki biasanya melakukan tradisi ini ketika menjelang hari-hari terakhir bulan Ramadhan, karena sudah mendekati hari libur.
Ramadhan Bayram identik dengan pembagian manisan, baik itu permen atau coklat. Tradisi yang identik dengan manisan ini menjadi sangat ramai ketika anak-anak mulai berkunjung ke rumah-rumah.
Biasanya mereka mencium tangan dari orang yang lebih tua, kemudian barulah memberikan coklat tersebut.
Tak hanya untuk kalangan anak-anak saja, momen ini juga ditujukan kepada sanak keluarga teman hingga tetangga sekitar dalam menyambut Lebaran.
2. India, Pakistan, Bangladesh (Chand Raat)
Ketika menuju pengujung Ramadhan, perempuan di India, Pakistan, dan Bangladesh bersama-sama melakukan tradisi Chand Raat. Tradisi ini identik dengan memberikan warna kepada anggota tubuh.
Tak memberikan warna permanen, tapi hanya warna yang bertahan sementara. Biasanya yang dicat adalah bagian kaki dan tangan menggunakan henna. Lukisan cat berupa ornamen-ornamen unik.
Sebelum melakukan tradisi ini, para perempuan berbondong-bodong menuju toko untuk membeli henna warna-warni. Saat itu, para perempuan juga banyak yang keluar untuk berbelanja.
Untuk menjaga tradisi ini, pemilik toko akan menghias kios mereka dan membuka toko hingga pagi hari. Kios-kios henna biasanya berdekatan dengan toko perhiasan, sehingga bisa menarik konsumen yang sedang berbelanja sambil dilukis dengan henna.
Selain melakukan tradisi ini, perempuan juga membagikan dan bertukar makanan manis.
3. Afganistan (Tokhm-Jangi)
Umat Muslim di Afghanistan juga melakukan tradisi unik ketika Lebaran. Mereka shalat Ied pada pagi hari dan menyambut kemenangan dengan hal yang bersih dan suci.
Tradisi unik di Afganistan adalah Tokhm-Jangi atau lebih dikenal dengan adu telur. Pada momen ini, seseorang berkompetisi saling memecahkan telur rebus.
Penanda kalah atau menangnya terlihat ketika telur itu pecah, maka seseorang akan kalah.
Tradisi ini biasanya dilakukan pada satu tempat tertentu yang diikuti oleh segala usia, baik muda maupun tua.
4. Mesir
Mesir juga melakukan tradisi Lebaran. Ketika hari kemenangan itu datang, umat Muslim melakukan shalat Ied dan juga silaturahmi seperti kebanyakan lainnya.
Namun, ada sedikit yang berbeda, yakni mereka akan berkumpul pada satu tempat dan memakan makanan yang khas dengan Lebaran, yaitu Ranja. Makanan ini berasal dari ikan asin dan acar.
Momen makan bersama ini merupakan upaya untuk mendekatkan silaturahmi antar masyarakat di Mesir.
5. China
Umat Muslim di China punya tradisi unik untuk menyambut Lebaran. Ada beberapa etnis di China, namun yang terkenal banyak Muslimnya adalah Uyghur atau Hui.
Mereka paling banyak berada di Provinsi Yunnan. Pada momen Lebaran, biasanya umat Muslim China mengunjungi makam dari Sayyid Ajjal Shams Al Din Omar.
Dia merupakan gubernur pertama Yunnan dan mengenalkan Islam kepada warganya. Selain itu, dia juga tercatat mengajarkan toleransi antar umat beragama. Tak heran, perannya menjadi rujukan para umat Muslim di China.
Ketika berada di Makam, mereka mendoakan, membaca Al-Quran dan membersihkan makam agar tetap bersih.
6. Tunisia
Negara yang terletak di Afrika ini juga merayakan tradisi menjelang Lebaran tiba. Mereka juga melakukan shalat Ied dan bersilaturahmi terhadap keluarga.
Bedanya, hari kemenangan di Tunisia diisi oleh tari-tarian dan bermain musik. Selain itu momen Lebaran juga digunakan untuk memakan roti khas, yaitu Baklawa dan Kaak.
Anak-anak di sana juga mendapatkan uang dan makanan setelah shalat Ied. Setelah itu melakukan kunjungan ke rumah orang yang lebih tua untuk silaturahmi.
7. Indonesia (Mudik dan Sungkeman)
Indonesia memiliki keragaman tradisi mudik yang paling banyak. Sebelum Lebaran datang, digunakan untuk perantau kembali ke kampung halamannya. Biasanya momen ini dikenal dengan istilah "Mudik".
Tak hanya dilakukan oleh perantau saja, orang-orang juga kembali ke kampung halaman atau berkunjung ke sanak keluarganya.
Setelah shalat Ied, biasanya mereka melakukan sungkeman. Ini merupakan tradisi meminta maaf kepada orang yang lebih tua, yang dilakukan dengan cara membungkukkan badan.
8. Suriname
Mirip dengan Indonesia, di Suriname, Idul Fitri dinyatakan sebagai sebagai hari libur Nasional. Saat lebaran tiba, mereka menggelar salat Ied di lapangan pusat kota. Dilanjutkan dengan saling silaturahmi dan bersalam-salaman.
Dilansir dari viva.co.id, sehabis bersalam-salaman, mereka akan menikmati hidangan makanan khas yang sudah disiapkan yakni Bodo Kupat.
Mirip dengan tradisi jawa, sajian Bodo Kupat saat lebaran berupa ketupat, lontong opor, dan soto. Aneka jajanan khas Jawa seperti gethuk, jadah, waji, krupuk, dan peyek juga dihidangkan untuk melengkapi menu utama Bodo Kupat.
Sebagian penduduk yang merayakan Lebaran, menambahkan sejumlah atraksi seni untuk memeriahkan Bodo Kupat seperti Jaran Kepang bahkan acara dansa. Termasuk juga membunyikan petasan dan kembang api sebagai tanda datangnya Idul Fitri.
Meski di Indonesia tradisi Bodo Kupat atau Kupatan di Jawa adalah hal yang biasa, namun bagi sebagian besar penduduk Suriname, tradisi Bodo Kupat yang dilakukan umat Islam Suriname saat lebaran terbilang cukup unik.
(Kompas.com/viva)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lebaran-unik-di-berbagai-belahan-dunia.jpg)