Pemudik Asal Kupang Ini Pilih Kapal Pelni Karena Harga Tiket Pesawat Mahal
Jelang lebaran 2019,arus pelayaran semakin ramai karena banyak warga yang ingin mudik. Pemudik memilih transportasi laut karena harga lebih terjangkau
Penulis: Gecio Viana | Editor: Adiana Ahmad
Pemudik Asal Kupang Ini Pilih Kapal Pelni Karena Harga Tiket Pesawat Mahal
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Menjelang lebaran 2019, arus pelayaran semakin ramai karena banyak warga yang ingin mudik. Pemudik memilih transportasi laut karena harga lebih terjangkau.
Tak terkecuali salah seorang warga Kota Kupang, Fahmy (27) yang hendak mudik ke kampung halamannya di Kabupaten Alor.
Ditemui POS-KUPANG.COM di Pelabuhan Tenun Kupang pada Jumat (31/5/2019) malam, Fahmy mengaku memilih kapal Pelni karena harga tiketnya lebih terjangkau.
• Harlah Pancasila Di Ende Bendera Tidak Bisa Naik Sampai Ke Ujung Tiang
Ditemani sang adik, Fije Atu (21), ia menjelaskan jika menggunakan kapal feri, pihaknya harus merogoh kocek sebesar Rp 370 ribu untuk tujuan penyeberangan dari Kupang ke Kalabahi.
Sedangkan, menggunakan kapal Pelni, Fahmy hanya merogoh kocek sebesar Rp 163 ribu untuk tiket penumpang kategori dewasa.
"Kalau ke Alor bawa motor pribadi berarti gunakan kapal feri," ungkapnya.
Selain itu, alasan pihaknya menggunakan kapal Pelni karena cuaca yang kurang bersahabat akibat angin kencang.
• Berkas Perkara Korupsi Embung Nimasi di TTU, Tiga Kali Kali Bolak Balik
"Kapal feri juga tidak jalan karena cuaca (kurang bersahabat). Pakai kapal Pelni dua hari baru tiba di Alor, bagi saya itu tidak jadi soal. Yang paling penting bisa rayakan Idul Fitri bersama keluarga," kata Alumni Jurusan Teknik Mesin Undana Kupang ini.
Hal senada diungkapkan sang adik, Fije Atu (21), bagi mahasiswa yang kuliah di Jakarta ini, momentum lebaran menjadi sangat berharga saat berada di tengah keluarga.(*)