SMPN 1 Kota Kupang Wajibkan Siswa Kenakan Pakaian Adat Saat Dengar Pengumuman Kelulusan
Siswa-siswi kelas III Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Kupang diwajibkan mengenakan pakian adat daerah NTT pada acara pengumuman kelulusan
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Adiana Ahmad
SMPN 1 Kota Kupang Wajibkan Siswa Kenakan Pakaian Adat Saat Dengar Pengumuman Kelulusan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Siswa-siswi kelas III Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Kupang diwajibkan mengenakan pakian adat daerah NTT pada acara pengumuman kelulusan, Rabu (29/5/2019).
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah SMP 1 Kota Kupang, Yustinus Darmo, kepada POS-KUPANG.COM, di sekolah tersebut, Selasa (28/5/2019).
Ia mengatakan acara akan dilangsungkan di sekolah dan para orangtua siswa-siswi kelas III juga hadir dalam acara pengumuman kelulusan tersebut.
• UN SMP 2019- Gloria Kilapong Raih Rata-rata Nilai Tertinggi UN
"Orangtua dampingi mereka. Kita wajibkan para siswa-siswi mengenakan pakian adat untuk mengantisipasi aksi coret-coret seragam ungkapnya.
Lanjutnya acara dibuka dengan ibadat Ekumene, lalu diisi dengan berbagai selingan hiburan yang dibawakan oleh siswa-siswi.
Sementara itu, di SMP 2 Kota Kupang, Pantauan POS-KUPANG.COM, tempat acara pengumuman kelulusan sudah disiapkan. Ratusan kursi sudah tersusun tapi. Di panggung acara pun sudah dipasang baliho.
Kepada SMP 2 Kota Kupang, Isakh Koroh SP. d yang dihubungi POS-KUPANG.COM, menjelaskan, acara pengumuman kelulusan di sekolah tersebut akan diwarnai dengan berbagai mata acara seni, antara lain, paduan suara, musik dan puisi yang dibawakan oleh siswa-siswi.
• Benyamin Lola Akui Hasil UN SMP di NTT Tidak Jauh Beda Dengan Tahun Lalu
Lanjutnya, siswa-siswi akan mengenakan pakian adat daerah NTT. Tujuannya, agar siswa-siswi tidak melakukan aksi coret-coret seragam.
Orangtua diikutkan dalam acara tersebut sehingga mereka bisa kembali ke rumah bersama anak-anak mereka ke rumah, supaya mengantisipasi agar anak-anak tidak ugal-ugallan di jalan.
Lanjutnya, baju seragam, siswa-siswa kelas III secara sukarela akan disumbangkan kepada adik-adik kelas terutama mereka yang kurang mampu.(*)