Senin, 4 Mei 2026

Ramadhan 2019

Malam Ganjil 25 Ramadhan, Cara Dapatkan Lailatul Qadar, Niat dan Tata Cara I'tikaf serta Amalannya

Malam Ganjil 25 Ramadhan 2019, Ini Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Niat dan Tata Cara I'tikaf serta Amalan-Amalannya

Tayang:
Penulis: Bebet I Hidayat | Editor: Bebet I Hidayat
blog.quickcorp.co.id
Malam Ganjil 25 Ramadhan 2019, Ini Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Niat dan Tata Cara I'tikaf serta Amalan-Amalannya 

Malam Ganjil 25 Ramadhan 2019, Cara Dapatkan Malam Lailatul Qadar, Niat dan Tata Cara I'tikaf serta Amalan-Amalannya

POS-KUPANG.COM - Tata Cara I'tikaf, Niat dan Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan 2019, Mendapatkan Malam Lailatul Qadar

Pada sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadahnya.

Satu di antara ibadah yang paling dianjurkan adalah i'tikaf atau berdiam diri di masjid.

Rasulullah SAW selalu i'tikaf di 10 hari terakhir Ramadan.

Bahkan di tahun wafatnya, ia beri'tikaf selama 20 hari.

Bagi Anda yang ingin melaksanakan i'tikaf, ada beberapa hal yang harus dipahami.

Di antaranya adalah lafal niat untuk i'tikaf. Begini niatnya:

Dress dan Hijab Warna Navy Jadi Tren Lebaran Idul Fitri 2019

Tata Cara Sholat Tahajud yang Benar, Niat Solat Tahajud dan Doa Serta Keutamaan Shalat Tahajud

Niat Sahur Ramadan dan Doa yang Anjuran Selama Ramadan 2019, Adab Sahur Menurut Nabi Muhammad SAW

Zakat Fitrah - Besaran, Waktu dan Bacaan Niat Zakat Fitrah, Bolehkah Diganti Uang?

نَوَيْتُالْاِعْتِكَافَ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Nawaitul I’tikaafa lilaahi ta’ala,

“Saya niat I’tikaf karena iman dan mengharap akan Allah, karena Allah ta’ala."

Saat i'tikaf dianjurkan untuk membaca doa:

اَللّٰهُمَّ اِنَّكَ عَفُوٌّتُحِبُّ الْعَفْوَفَاعْفُ عَنِّيْ

“Ya Allah, bahwasannya Engkau menyukai pemaafan, karena itu maafkanlah aku.”

I’tikaf harus dilakukan di masjid dan dianggap sah bila memenuhi rukun-rukun sebagai berikut :

1. Niat Mendekatkan Diri kepada Allah.

2. Berdiam di Masjid

3. Islam dan suci, serta sudah akil baligh.

Adapun hal-hal yang membatalkan i’tikaf adalah keluar dari masjid tanpa keperluan yang jelas, bercampur dengan istri, murtad,

hilang akal karena gila atau mabuk, serta datang haid dan nifas ataupun semua yang mendatangkan hadats besar.

Selain berdoa dan beberapa hal di atas, saat i'tikaf juga disarankan untuk melakukan lima amalan mulia ini:

Salat

Saat i'tikaf, perbanyaklah salat untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih pahala yang besar..

Memperbanyak Membaca Alquran

Banyak kemuliaan yang kita dapatkan dengan membaca Alquran.

Dengan membaca Alquran, kita akan mendapat syafaat di hari kiamat nanti.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda, ‘’Bacalah oleh kalian Alquran. Karena sesungguhnya Alquran itu akan datang menghampiri kalian di hari kiamat sebagai syafaat.’’ (HR Muslim).

Perbanyak Zikir

Zikir juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan saat i'tikaf, yakni bertasbih, takmid, tahlil, istighfar dan sebagainya.

Allah SWT berfirman, ‘’Karena itu ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku akan ingat kepadamu; bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.’’ (QS Al-Baqarah [2]: 152).

Bersalawat

Bersalawat atas Nabi Muhammad akan mendatangkan pahala.

Rasulullah SAW bersabda, ‘’Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah memberinya rahmat sepuluh.’’ (HR Muslim).

Mengurangi Berhubungan dengan Orang Banyak

Saat i'tikaf, kita dianjurkan untuk lebih banyak berdiam diri dan mengurangi berkomunikasi dengan banyak orang.

Bahkan menurut para ulama, lebih disukai bila i’tikaf telah selesai, kita tetap berdiam diri pada malam menjelang Idul Fitri.

Lalu keesokan harinya ke luar dari masjid tempat i’tikaf menuju tempat salat Idul Fitri, sehinggga menyambung dari satu ibadah ke ibadah yang lainnya.

Rasulullah SAW bersabda, ‘’Barangsiapa bangun (untuk beribadah) pada dua malam Ied dengan mengharapkan pahala dari Allah, maka Allah tidak akan mematikan hatinya pada saat dimatikannya semua hati.''

Tata Cara Mendapat Malam Lailatul Qadar Bagi Wanita Haid, Serta Tata Cara, Niat I'tikaf dan 5 Amalan 10 Malam Terakhir Ramadhan

POS-KUPANG.COM - Tata Cara Dapat Malam Lailatul Qadar Bagi Wanita Haid, Serta Tata Cara, Niat I'tikaf dan 5 Amalannya

Pada sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadahnya.

Satu di antara ibadah yang paling dianjurkan adalah i'tikaf atau berdiam diri di masjid.

Rasulullah SAW selalu i'tikaf di 10 hari terakhir Ramadan.

Bahkan di tahun wafatnya, ia beri'tikaf selama 20 hari.

Bagaimana dengan yang uzur, seperti wanita haid?

Buya Yahya AlBahjah dalam sebuah tauziahnya di akun Instagramnya @buyayahya_albahjah menjawab pertanyaan seorang jamaah.

Bagaimana jika seorang wanita mengalami uzur atau haid agar mendpatkan Lailatul Qadar?

Buya Yahya menjawab:

Allah Maha Kasih. Dan kasih sayang Allah amat luas, tak terbatas.

Memang ada amalan prioritas, yang perlu diupayakan adalah bisa beri'tikaf di masjid.

Akan tetapi bagi yang tidak bisa beri'tikaf, bukan hanya wanita haid, mungkin ada seorang pekerja seperti Satpam, polisi, dan sebagainya yang bekerja malam.

Bukan berarti tidak bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar, akan tetapi di manapun Anda bersama, selalu bersama Allah.

Mungkin Anda di dalam perjalanan, tetap mendekat kepada Allah, berdzikirlah.

Jangan sampai lisanmu terlepas dari Allah SWT. 

Selengkapnya simak video berikut ini Amalan Bagi Wanita Haid di Malam Lailatul Qodar:

(*)

Malam Ganjil 25 Ramadhan 2019, Ini Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Niat dan Tata Cara I'tikaf serta Amalan-Amalannya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved