Pemilu 2019

Pemilu 2019, KPU NTT Siapkan Bukti Sesuai Keberatan BPN dan Partai Gerindra

Pemilu 2019, KPU NTT Siapkan Bukti Sesuai Keberatan BPN dan Partai Gerindra

Pemilu 2019, KPU NTT Siapkan Bukti Sesuai Keberatan BPN dan Partai Gerindra
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua KPU NTT, Thomas Dohu 

Pemilu 2019, KPU NTT Siapkan Bukti Sesuai Keberatan BPN dan Partai Gerindra

POS-KUPANG.COM | KUPANG - KPU NTT telah menyiapkan bukti-bukti berupa data untuk disampaikan ke KPU RI menyusul adanya gugatan BPN ke Mahkamah Konstitusi (MK). NTT juga salah satu daerah yang disebut oleh BPN Prabowo-Sandi bahwa adanya pelanggaran.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu yang dikonfirmasi di Kantor KPU setempat, Rabu (22/5/2019) mengatakan, KPU NTT sudah menyiapkan semua data untuk dibawa ke KPU RI sesuai keberatan-keberatan BPN terhadap Pemilu di NTT.

Demo Penolakan Hasil Pilpres Berujung Rusuh, Begini Komentar BPN Prabowo-Sandiaga

"Kami sudah siapkan semua data sebagaimana keberatan yang disampaikan oleh BPN maupun Partai Gerindra. Keberatan itu baru disampaikan saat pleno tingkat Nasional," kata Thomas.

Dia menjelaskan, keberatan BPN dan Partai Gerindra itu sebagaimana juga terdapat dalam format DC2 keberatan saksi.

Menko Polhukam, Wiranto: Kami Sudah Tahu Dalang Kerusuhan, Siapa Dia?

"Saat pleno tingkat Provinsi NTT pada 11 Mei 2019 dan ditetapkan pada 12 Mei 2019 itu, ada keberatan dari Partai Gerindra. Karena itu kami sudah berikan format DC2 untuk diisi keberatan dimaksud," katanya.

Padahal, lanjutnya, ketika pleno di tingkat bawah atau satu tingkat dibawah KPU provinsi, yakni di KPU kabupaten dan kota, tidak ada keberatan menyangkut hasil Pemilu 2019 pada jenis pemilihan presiden.

Thomas mengakui, usai pleno tingkat Nasional, pihaknya telah menyiapkan semua administrasi untuk disampaikan ke KPU RI.

"Ketika ada gugatan,maka otomatis kita siapkan data-data untuk serahkan ke KPU RI. Data tersebut antara lain menyangkut persoalan yang dikemukakan Partai Gerindra di Kabupaten Sumba Barat Daya," ujarnya.

Dikatakan, sebelumnya pada pleno tingkat provinsi, BPN Prabowo-Sandi dan Partai Gerindra tidak menandatangani berita acara hasil rapat pleno rekapitasi penghitungan suara Pemilu 2019 Sedangkan di 22 kabupaten dan kota, semua saksi menerima hasil Pemilu.

Dia mengatakan, saat pleno rekapitasi penghitungan suara Pemilu 2019 di tingkat kabupaten dan kota, para saksi yang juga merupakan saksi dari partai politik (parpol) koalisi pengusung Prabowo-Sandi menerima hasil dan dibuktikan dengan menandatangani berita acara hasil pleno.

"Kecuali pada tingkat KPU NTT, ketika usai pleno, ada saksi dari parpol pengusung capres no urut 02 menyatakan keberatan dan menolak tanda tangan berita acara, ,khusus pada jenis pemilihan Pilpres dan DPR RI " ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved