Ustadz Yusuf Mansur Ingatkan Tokoh Ini Suka Sebar Hoax, Ketua PBNU: Gus Dur Sudah Prediksikan!

Ustadz Yusuf Mansur Ingatkan Tokoh Ini Suka Sebar Hoax dan Berita Bohong, Ketua PBNU KH Said Aqil: Gus Dur Sudah Prediksi Munculnya Ustadz Dadakan

Penulis: Bebet I Hidayat | Editor: Bebet I Hidayat
Instagram/Kolase
Ustadz Yusuf Mansur Ingatkan Tokoh Ini Suka Sebar Hoax dan Berita Bohong, Ketua PBNU KH Said Aqil: Gus Dur Sudah Prediksi Munculnya Ustadz Dadakan 

POS-KUPANG.COM - Ustadz Yusuf Mansur mulai mengunggah sejumlah kabar hoax dan nyinyiran yang ditujukan padanya dan sejumlah ulama serta lembaga.

Ustadz Yusuf Mansur mengunggah satu-per satu dari persoalan hoax hingga nyinyiran yang dialamatkan padanya tersebut dalam akun Instagramnya @yusufmansurnew.

Jawaban langsung Ustadz Yusuf Mansur atas nyinyiran yang ditujukan tersebut diunggahnya dalam akun Instagramnya tersebut.

Reaksi tak biasa dari Ustadz Yusuf Mansur ini berawal dari kabar Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia yang beredar di media sosial.

Kabar Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia beredar pada Senin (20/5/2019) pagi melalui media sosial dan pesan berantai.

Kabar ini juga diterima oleh Ustadz Yusuf Mansur. Namun, Ustadz Yusuf Mansur membantah kabar mengenai sahabatnya itu.

Ustadz Yusuf Mansur juga menerima banyak pertanyaan terkait kabar tersebut.

Dalam unggahan di akun Instagramnya ini, Ustadz Yusuf Mansur membantah kabar hoax itu.

Jelang 22 Mei, FPI Siap-Siap Turun Jalan, PBNU: Jangan Bikin Gerakan Inkonstitusional!

FPI akan Turun dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, PBNU Ingatkan Jangan Main-main!

Bismillaah... KH. Muhammad Arifin Ilham, sehat wal afiat. Juga seluruh alim ulama, imam2, ustadz ustadzah, dai daiyah, muballigh muballighah, dkm2 masjid dan mushalla, guru2 ngaji... pimpinan2 madrasah, pesantren, kampus2 Islam... Dan masyarakat luas...

Demikian bantahan Ustadz Yusuf Mansur atas hoax tersebut.

Tak berselang lama, ada Netizen yang mengunggah komentar nyinyir yang langsung ditanggapi oleh Ustadz Yusuf Mansur.

Ustadz Yusuf Mansur pun mengunggah komentar nyinyir tersebut. Selain itu, juga menuliskan sebuah nasehat kepada Netizen tersebut.

Ga boleh kita minta mati, minta ancur, minta ga selamet, minta binasa, minta sakit, minta miskin, minta susah... Buat diri kita. Apalagi buat orang lain. .
.
Scr orang males ibadah, disuruh tetap minta surga yg tertinggi. Jgn doa minta agar bs di emperan surga. Doa yg serius, apabila serius, minta surga yg tertinggi, akhirnya, bisa jd menjadi asbab hidayah. Lalu berubahnya kemalasan menjadi ketekunan ibadah krn Allah. Dan akhirnya dpt motivasi dan suasana doa itu sendiri.

Pada bagian lain, Ustadz Yusuf Mansur mengunggah sebuah video tentang Presiden Jokowi yang dikupas tuntas di Majalan Milenial Arab Saudi.

Pada unggahan ini, Ustadz Yusuf Mansur menuliskan caption:

Bismillaah... Masuk Ka'bah... Masuk Makam Rasul... Dan ini skrg dimuat di Majalah Saudi. .
.
Teriring doa kita semua u/ Presiden Republik Indonesia, dengan semua insan di pemerintahannya, dan seluruh masyarakat Indonesia.

Ustadz Yusuf Mansur juga mengomentari tentang tuduhan kecurangan yang dialamatkan kepada kubu Jokowi-KH Maruf Amin.

Thd segala tuduhan kecurangan dll., kita ada mekanisme hukum dan ada Allah. Kita kembalikan kepada Allah. Semoga Allah bikin Indonesia, tetap damai, terjaga persatuan dan kesatuan, selamat, sejahtera, adil makmur, dan pembangunan bnr2 makin masif di seluruh bidang di seluruh daerah. Termasuk pembangunan sumber daya manusia.

Ini 10 CEO dengan Pendapatan Tertinggi Versi Bloomberg, Adakah di Indonesia ?

Ustadz Yusuf Mansur juga berharap, jikalau ada aksi ke Bawaslu dan KPU Jelang 22 Mei ini, dia berharap berlangsung damai dan tertib.

Salam hormat, buat seluruh kwn yg bergerak ke Bawaslu dan KPU. InsyaaAllah aman2 saja, baik2 saja, damai, tertib, jd ibadah, amal saleh, dan doa2. Semua kembali kepada Allah. Saya doakan pada sehat, dan bisa kembali ke kediaman masing2, dlm keadaan sehat jasmani rohani, sehat walafiat, dan tidak kurang sesuatu apapun.
.
.
Saya pribadi, banyak2 baca shalawat asyghil, sd tgl 22 malam. Dan tidak menganggap yg hadir adalah musuh. Allah Yang Maha Menjaga, biar menjaga semua. Scr kita semua adalah bersaudara. .
.
Teriring jg doa u/ semua polisi dan tentara, dan sesiapa yg ikut menjaga. Agar dikaruniai kesabaran, kebaikan, kebijakan, kebijaksanaan, kemampuan, kekuatan, yang super. Dlm mitigasi resiko dan pelaksanaan penjagaan yang beradah dan manusiawi. Sungguh, hanya Allah sajalah yang sanggup berdiri di tengah dengan sangat bijak, dan menjadikan semuanya baik dan baik2 saja. Bahkan jadi lebih baik. Aaamiin.

.
.
Kolom komen ini terbuka... Maka isilah dg doa2 dan kepositifan. Buat semua yang mau memancing dan emang mancing, jangan terpengaruh. Yg keluar sbg reply, harus hanya doa2 dan kepositifan.
.
.
Jgn lupa u/ semua... Zikir pagi zikir sore. Untuk tolak bala secara keseluruhan, dan kesalamatan. Plus shalawat trs saja, diperbanyak.
.
.
InsyaaAllah juga cuaca dikasih adem. Kasian jika panas dan terik. Aaamiin.

Sejumlah komentar bermunculan dari Netizen. Baik yang mendukung maupun yang menghujat Ustadz Yusuf Mansur.

Termasuk pula ada satu Netizen yang menanyakan tentang pemakaian uang haji untuk infrastruktur. Mendapatkan hal ini, Ustadz Yusuf Mansur pun menyatakan kabar tersebut sebagai hoax.

Ustadz Yusuf Mansur mengunggah komentar Netizen tersebut dalam akun Instagramnya. Ustadz Yusuf Mansur juga mengatakan, dirinya tahu siapa tokoh yang melontarkan hoax tersebut.

Bahkan, Ustadz Yusuf Mansur menyatakan sempat menjadi penengah saat tokoh yang menyebarkan kabar hoax tersebut meminta maaf agar tak dilaporkan ke polisi.

Namun Ustadz Yusuf Mansur tak menjelaskan secara rinci siapa tokoh yang suka menyebarkan hoax dan kabar bohong tersebut.

Meskipun dirinya menjadi mediasi atas permintaan maaf tokoh yang suka menyebarkan hoax dan kabar bohong tersebut, namun Ustadz Yusuf Mansur melihat tokoh tersebut tak berubah sikapnya.

Tokoh ini, lanjut Ustadz Yusuf Mansur juga menyebarkan hoax dan berita bohong terkait pelarangan adzan oleh Kemenag.

Berikut kutipan komentar Ustadz Yusuf Mansur yang ditulisnya:

Tokoh yang bersangkutan, meminta maaf, agar tidak dilaporkan ke polisi. Dan tidak dilaporkan. Dan sungguh saya melihat, tetap tidak berubah.

Saya tidak menyebut nama. Semoga Allah maafkan kita semua. Dan segera bertaubat dari membuat keresahan hebat di kalangan jamaah haji dan masyarakat luas.

Sebagaimana soal azan, yg beritanya udah ngawur sengawur2nya.

Soal azan, wkt itu, saya lsg ke menag dan ke kementrian agama. Investigasi kecil scr lsg, dan tidak ada pelarangan azan.

Yaaa Allah. Bikinlah kami bisa bertaubat, dan bertambah ilmu dan persaudaraan kami.

Ketua Umum PBNU: Gus Dur Sudah Prediksi Munculnya Ustadz Dadakan

Prediksi Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid, dibongkar oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU), KH Said Aqil Siradj.

KH Said Aqil Siradj membongkar ramalan Gus Dur soal munculnya sosok ustadz dadakan.

Gus Dur atau yang memiliki nama lengkap KH Abdurrahman Wahid adalah Presiden keempat RI.

Selain dikenal sebagai seorang presiden, Gus Dur juga merupakan seorang ulama yang disegani.

Gus Dur juga merupakakan cucu dari pendiri NU, Hasyim Asyari dan putra dari Menteri Agama era Soekarno, Wahid Hasyim.

Keistimewaan Gus Dur yang kerap menjadi buah bibir di masyarakat adalah mengenai prediksi-prediksi yang kerap terjadi.

Kali ini, dalam kesempatannya hadir dalam wawancara bersama Najwa Shihab di Narasi TV, KH Said Aqil Siradj membeberkan mengenai prediksi Gus Dur tentang ustadz dadakan yang kini terbukti telah terjadi.

"Gus Dur sudah memprediksi itu waktu masih menjabat sebagai Ketua PBNU," ujar KH Said Aqil Siradj yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PBNU ini.

"Baca buku kedokteran, sudah selesai baca, paham dikit-dikit lah, pasang papan nama, Said Aqil menerima pasien jam 8 sampai jam 10 kira-kira bisa gak tuh," kata KH Said Aqil Siradj di Narasi TV, Jumat (15/3/2019).

"Saya baca buku tentang komputer tentang mesin, selesai baca satu buku, menerima servis komputer, enggak bener dong."

"Kamu jangan memasuki wilayah yang kamu nggak ngerti."

"Gus Dur sudah prediksi, waktu Gus Dur masih Ketua PBNU, 'nanti akan datang masa, ada orang bukan keturunan pesantren dipanggil ustadz', Gus Dur sudah prediksi."

"Banyak Gus Dur itu, bahasa kita-nya Gus Dur mendapatkan wangsit (petunjuk) ya, direct illumination dari Allah yang menunjukkan hal-hal yang akan datang," imbuh KH Said Aqil Siradj.

Tampaknya, perkataan Gus Dur tersebut relevan dan benar-benar terjadi hari ini.

KH Said Aqil Siradj melanjutkan, adanya ustadz dadakan sangat berbahaya bagi kehidupan beragama.

Terlebih jika ustadz dadakan tersebut menyerukan kebencian dan saling mengkafirkan.

"Sangat-sangat berbahaya, kalau orang sesama Islam saja gampang mengkafirkan, very-very danger, tidak ada danger selain ini," kata KH Said Aqil Siradj.

"Yang Islam itu seperti apa? Hanya mereka saja, yang lain kafir gitu?," imbuh KH Said Aqil Siradj.

KH Said Aqil Siradj menilai, keislaman tidak sekedar tercermin dari penampilan dan pakaian.

Melainkan keislaman tercermin dari kebaikan yang dilakukan kepada sesama manusia.

"Islam bukan pakaian, orang Islam adalah orang yang temannya tidak terganggung melalui lisannya dan tangannya," kata KH Said Aqil Siradj.

Lebih lanjut, KH Said Aqil Siradj mengajak segenap pihak untuk mengintrospeksi diri.

Juga bersikap proporsional dalam mencari rujukan informasi.

Profil KH Said Aqil Sirodj

Prof Dr KH Said Aqil Siradj lahir di Cirebon 03 Juli 1953. Saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PBNU periode 2010 - 2015.

Pada bulan April 2018, KH Said Aqil Siradj terpilih menjadi salah satu tokoh muslim berpengaruh di dunia yang berada di urutan ke-22 yang dirilis oleh The Muslim 500 yang diselenggarakan oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre di Amman, Jordania.

KH Said Aqil Siradj mengenyam pendidikan keagamaan di Arab selama lebih dari 13 tahun.

Berdasarkan silsilah nasab KH Said Aqil Siradj merupakan dzuriyah Rasullullah yang ke-32.

Pasangan: Nur Hayati Abdul Qodir
Anak: Muhammad Said Aqil, Rihab Said Aqil, Nisrin Said Aqil, Aqil Said Aqil
Orang Tua: Aqil Siradj, Afifah Harun

Pendidikan:
S1 Universitas King Abdul Aziz, jurusan Ushuluddin dan Dakwah, lulus 1982
S2 Universitas Umm al-Qura, jurusan Perbandingan Agama, lulus 1987
S3 University of Umm al-Qura, jurusan Aqidah / Filsafat Islam, lulus 1994

Pendidikan Non-Formal:
1. Madrasah Tarbiyatul Mubtadi’ien Kempek Cirebon
2. Pesantren Hidayatul Mubtadi’en Lirboyo Kediri (1965-1970)
3. Pesantren Al-Munawwir Krapyak Jogjakarta (1972-1975)
4. Stadium General STAI Mathaliul Falah Kajen Margoyoso Pati

 (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved