PKK Matim Dilantik, Bupati Agas Minta Buat Hal Sederhana Untuk Sejahterakan Masyarakat

Ketua dan Pengurus PKK Kabupaten Manggarai Timur (Matim) periode 2019-2024 dilantik Bupati Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum

PKK Matim Dilantik, Bupati Agas Minta Buat Hal Sederhana Untuk Sejahterakan Masyarakat
POS-KUPANG.COM/ Aris Ninu
Pelantikan Pengurus PKK Kabupaten Matim. 

PKK Matim Dilantik, Bupati Agas Minta Buat Hal Sederhana Untuk Sejahterakan Masyarakat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | BORONG- Ketua dan Pengurus PKK Kabupaten Manggarai Timur (Matim) periode 2019-2024 dilantik Bupati Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum di Aula Setda Matim Senin, (20/05/2019).

Pelantikan PKK Matim ini dihadiri Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim), Drs. Jaghur Stefanus, Asisten Kesra Matim, Drs. Fansi Aldus Jahang dan seluruh pimpinan OPD lingkup sekda Matim.

Hadir pula, para kepala desa, para camat dan lurah tingkat Kabupaten Matim.

Ramalan Zodiak Selasa 21 Mei 2019 Taurus Imajinasimu Liar Pisces Tegang dan Stres Leo Hari Baik

Bupati Agas dalam sambutannya menjelaskan, gerakan PKK adalah suatu gerakan nasional dalam kehidupan masyarakat yang tumbuh dan mengakar dari bawah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga yaitu keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara lahir dan batin.

Keluarga, jelas Bupati Agas, harus diupayakan menjadi sejahtera karena keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan.

"Apabila semua keluarga sudah dapat mewujudkan tata kehidupan yang sejahtera dan harmonis tentu akan berimplikasi pada terwujudnya
masyarakat yang sejahtera," ujar Bupati Agas.

Hasil Pilpres 2019: Jokowi-Maruf 55,50 Persen, Prabowo-Sandi 44,50 Persen

Bupati Agas mengungkapkan, Tim Penggerak PKK merupakan organisasi kemasyarakatan dan sebagai mitra kerja pemerintah yang berfungsi sebagai fasilitator, pelaksana dan penggerak pada masing-masing jenjang wilayahnya yang membantu mensukseskan program-program pemerintah sesuai dengan program kerjanya yaitu 10 program PKK.

"Saya mengharapkan kepada Para Lurah dan Kepala Desa agar dapat menyisihkan sedikit dari Anggaran Desa/Kelurahan bagi pelaksanaan tugas-tugas PKK di Desa/Kelurahan setempat," tegas Bupati Agas.

Orang nomor satu di Matim ini meminta kegiatan tidak harus mewah dan besar-besaran, minimal dalam 1 bulan, PKK desa/kelurahan melaksanakan rapat rutin dan melaksanakan kegiatan-kegiatan sederhana seperti praktek pengolahan pangan lokal.

Di Matim, Ada Fenomena Alam Tanah Turun dan Longsor dari Bukit di Kali Wae Togong

"Pemanfataan pekarangan sebagai pusat tanaman obat keluarga membuat kerajinan sebagai upaya peningkatan pendapatan budidaya ternak, kerja bakti di lingkungan masing-masing, bekerja sama dengan tenaga kesehatan untuk menyadarkan masyarakat agar memanfaatkan sarana kesehatan dan masih banyak kegiatan konkrit lainnya yang tidak membutuhkan biaya besar tetapi memberi dampak yang bernilai bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," papar Bupati Agas.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved