Di TTU, Baru 7 Desa yang Menyampaikan RKPDes dan RAPBDes Tahun 2019

Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten TTU meminta agar pemerintah desa segera menyampaikan RKPDes dan RAPBdes.

Di TTU, Baru 7 Desa yang Menyampaikan RKPDes dan RAPBDes Tahun 2019
 POS-KUPANG.COM/TOMMYMBENU NULANGI
Fransiskus Tilis. 

Di TTU, Baru 7 Desa yang Menyampaikan RKPDes dan RAPBDes Tahun 2019

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Sampai dengan saat ini baru tujuh desa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang telah menyampaikan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Pemerintah Desa (RAPBDes) tahun 2019.

Sedangkan beberapa desa yang lainnya belum menyampaikan RKPDes dan RAPBDes tahun 2019. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten TTU meminta agar pemerintah desa segera menyampaikan RKPDes dan RAPBdes.

Selain itu, Laporan Realisasi Pertanggungjawaban Keuangan Desa (RPKDes) tahun 2018 baru sekitar 57 desa yang sudah memasukan dokumen tersebut, sedangkan beberapa desa lainnya belum memasukan dokumen tersebut.

"Sehingga kita meminta supaya segera memasukan itu, dokumen pendukung untuk melakukan pencairan dana desa maupun ADD," kata Plt. Sekda Kabupaten TTU, Frans Tilis kepada Pos Kupang di Balai Binmaffo belum lama ini.

Frans mengatakan, kendala utama sehingga masih banyak sekali desa di Kabupaten TTU yang belum dimasukan dokumen adalah karena kelalaian dari pada aparat desa itu sendiri.

Bupati Sumba Timur : Generasi Penerus Harus Pupuk Rasa Nasionalisme

Intip YUK, Daftar Nama 30 Pemain Persija Jakarta untuk Liga 1 Musim 2019

Atas masalah tersebut, tegas Frans, pemerintah Kabupaten TTU memberikan deadline waktu kepada para kepala desa untuk segera memasukan RKPDes, dan RAPBDes.

"Dan kita sudah sepakat bahwa pada tanggal 27 Mei 2019, RKPDes dan RAPBDes harus segera masuk. Sedangka pada tanggal 22 Mei batas akhir penyampaian laporan realisasi penyerapan dan capaian output dana desa 2018," tegasnya.

Frans berharap, agar para kepala desa berserta perangkatnya pada tangga 27 Mei 2019 sesuai dengan komitmen bersama harus terealisasi. Hal itu karena untuk kepentingan pembangunan yang ada di desa. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved