Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten TTU Bangun 13 Embung

Pada Tahun 2019 Ini, Pemerintah Kabupaten TTU Akan Bangun 13 Embung di TTU

Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten TTU Bangun 13 Embung
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten TTU, Ferdinandus Lio. 

Pada Tahun 2019 Ini, Pemerintah Kabupaten TTU Akan Bangun 13 Embung di TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) melalui Badan Lingkungan Hidup Kabupaten TTU pada tahun anggaran 2019 akan membangun sebanyak 13 embung yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten TTU.

Proses pembangunan embung tersebut dilakukan dalam rangka pengelolaan dan penampungan air hujan sehingga air hujan yang turun akan tertampung dalam Embung yang sudah disiapkan tersebut.

PM Australia Raih Kemenangan Mengejutkan di Pemilu, Rakyat Negeri Kanguru Kaget

Dengan pembangunan embung tersebut diharapkan air hujan yang turun dapat tertampung di dalam embung dan secara perlahan akan meresap ke dalam tanah sehingga dalam waktu yang akan datang muncul sumber mata air baru.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten TTU, Ferdinandus Lio kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini menuturkan pembangunan 13 embung tersebut merupakan satu dari beberapa program yang akan dilakukan oleh dinasnya pada tahun 2019 dalam kaitannya dengan upaya penyelamatan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten TTU.

Pemerintah Desa Diminta Beri Perhatian untuk Rumah Layak Huni dan Stunting

"Salah satu kegiatan yang kita lakukan adalah pembuatan embung di 13 desa dalam kaitannya dengan pengelolaan dan penampungan air hujan sehingga air hujan bisa tertampung di embung yang kita bangun, lalu secara perlahan akan meresap. Diharapkan suatu ketika akan muncul sumber air baru," ungkapnya.

Ferdinandus menjelaskan, sebanyak 13 embung tersebut akan dibangun di beberapa desa di wilayah Kabupaten TTU diantaranya, Desa Tokbesi dan Tunbaen di Kecamatan Biboki Selatan, Desa Fainake, Tualene, dan Banain di Kecamatan Miomaffo Timur, dan Desa Tasinifu Kecamatan Mutis,

Selain itu, tambah Ferdinandus, pihaknya juga membangun embung di Desa Oesoko Kecamatan Insana Utara, Desa Tebe Utara di Kecamatan Biboki Tanpah, Desa Tualene di Kecamatan Biboki Utara, Desa Fafinesu di Kecamatan Insana Fafinesu, Desa Lundiup dan Tunbes di Kecamata Biboki Moenleu, dan Desa Sifania di Kecamatan Biboki Anleu.

Ferdinandus menjelaskan, lamanya curah hujan di wilayah Provinsi NTT termasuk di Kabupaten TTU berkisar antara 3-4 bulan saja, namun setelah itu, maka masyarakat akan mengalami kekurangan air. Maka dengan demikian pemerintah berupaya untuk memanfaatkan curah hujan dengan membangun embung.

"Sehingga diharapkan setelah musim hujan masih tersedia air di dalam embung, dan masyarakat bisa memanfaatkannya. Lalu di lain sisi air nantinya akan meresap secara perlahan sehingga diharapkan satu kali kelak akan muncul sumber mata air baru. Ya sekitar 20 tahun kita sudah tidak lagi kesukitan air minum," jelasnya.

Selain itu, tambah Ferdinandus, pembangunan embung tersebut dalam rangka untuk mendukung peraturan daerah (perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang pengelolaan air minum. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved