Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Prabowo Subianto, Capres Nomor Urut 02

Berita duka ini disampaikan Prabowo Subianto, Calon Presiden (Capres) Nomor urut 02 yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Prabowo Subianto, Capres Nomor Urut 02
KOMPAS.com/Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaan di Istana Kesultanan Kadriyah, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/3/2019). 

POS-KUPANG.COM - Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Prabowo Subianto, Capres Nomor Urut 02.

Berita duka ini disampaikan Prabowo Subianto, Calon Presiden (Capres) Nomor urut 02 yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Prabowo Subianto yang juga mantan Komandan Kopassus ini, mengabarkan tentang meninggalnya tante atau bu lek atau kakak dari ibunya.

Kabar duka ini disampaikan Prabowo Subianto dalam Insta Story akun Instagramnya @prabowo, Selasa (14/5/2019).

Pada insta story tersebut, Prabowo Subianto mengunggah foto dia saat masih muda bersama saudara ibunya tersebut.

Pada Insta story tersebut, Prabowo Subianto menuliskan caption:

Innalillahi Wa Innailayhi Raji'un
Telah berpulang dengan tenang Olga Sigar, kakak dari ibu saya yang berusia 98 tahun.
Semoga mendapatkan tempat yang terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa.

Ferdinand Hutahaean Bocorkan Suara Prabowo 02 di Data Demokrat, Ternyata Ini Jumlahnya

Ketua PBNU KH Said Aqil: Gus Dur Sudah Prediksikan Munculnya Ustadz-Ustadz Dadakan, Ini Ciri-Cirinya

Gerindra Berpeluang Duduki Jabatan Ketua DPRD Sumba Barat

Kabar duka disampaikan Prabowo Subianto di insta story akun Instagramnya. Selasa (14/5/2019).
Kabar duka disampaikan Prabowo Subianto di insta story akun Instagramnya. Selasa (14/5/2019). (Instagram/prabowo)

Prabowo Subianto Turunan Kelima Kapten Benyamin Sigar

Darah Minahasa mengalir dalam tubuh Prabowo Subianto, satu di antara calon Presiden RI yang bakal berkompetisi pada Pilpres 9 Juli 2014.

Warga Minahasa khususnya daerah Langowan dan sekitarnya sangat mengenal tokoh ini, Kapten Benyamin Sigar. Dialah yang memimpin pasukan dari Minahasa pada perang Diponegoro (1825-1830). Menurut catatan ada 1.421 orang Minahasa yang direkrut Belanda sebagai Serdadu Tulungan (Hulptroepen) dan KL 400 orang yang berangkat ke Pulau Jawa pada waktu itu.

Halaman
1234
Penulis: Bebet I Hidayat
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved