Pemilu 2019

Pemilu 2019, Tidak Lolos Ambang Batas, Partai Berkarya Benahi Organisasi

Pelaksanaan Pemilu 2019, Tidak Lolos Ambang Batas, Partai Berkarya Benahi organisasi

Pemilu 2019, Tidak Lolos Ambang Batas, Partai Berkarya Benahi Organisasi
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua DPW Patai Berkarya NTT, Anthonius Kaunang pose bersampa beberapa pengurus DPW /DPD Partai Berkarya di Swiss Belinn Kristal, Jalan Timor Raya, Kota Kupang. 

Pelaksanaan Pemilu 2019, Tidak Lolos Ambang Batas, Partai Berkarya Benahi organisasi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - DPW Partai Berkarya NTT akan terus melakukan pembenahan organisasi secara internal. Selain pembenahan,partai ini juga melakukan konsolidasi.

Hal ini disampaikan Ketua DPW Partai Berkarya NTT, Anthonius Kaunang , Senin (13/5/2019) malam.

Musda III DPD Perkindo NTT, Bayu Joenan Perkuat Anggota dengan Program SPSE

Menurut Kaunang, menyangkut ambang batas atau parliamentary threshold Partai Berkarya yang sudah viral akhir-akhir ini, tentu akan menjadi motivasi partai untuk berbenah.

"Jelas, kita akan terus benahi organisasi dengan melakukan evaluasi kembali serta konsolidasi ke daerah untuk menerima masukan dan memberi masukan," kata Kaunang.

BREAKING NEWS: Siswa SD di Kupang Dikeroyok Dua ASN Hingga Kencing di Celana

Sedangkan informasi yang viral terus di media sosial soal ambang batas 4 persen tersebut, ia menjelaskan, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi KPU RI dan pemberitahuan resmi dari DPP Partai Berkarya.

Terkait dirinya tidak ikut menjadi calon legislatif (caleg) ia mengatakan, Partai Berkarya adalah salah satu partai yang masih perlu banyak belajar dari partai peserta pemilu lainnnya.

"Sebab itu saya ingin fokus untuk mengurus tata kelola organisasi Partai Berkarya agar seluruh proses di lapangan berjalan lancar, serta caleg-caleg Partai Berkarya dapat leluasa berkreatif tanpa berfikir ada Ketua DPW Provinsi ikut caleg," katanya.

Dikatakan, seandai dirinya mengikuti pencalegan, maka akan ada dampak yang kurang baik bagi sesama caleg di daerah pemilihan tersebut.

Ditanyai hasil Pemilu 17 April 2019, ia mengatakan, untuk caleg DPRD kabupaten mendapat 10 kursi yang tersebar di 10 kabupaten.

"Caleg DPRD Kabupaten/kota ada 10 kursi yang kita raih. Kalau soal DPRD Provinsi kita tunggu hasil keluarnya berita acara pleno, sedangkan caleg DPR RI, baik Dapil NTT I dan NTT ll tidak dapat kursi," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dirinya menerima SK DPW tanggal 26 Juni 2018 dan pendaftaran caleg tanggal 4 Juli sampai dengan 17 Juli 2018.

"Waktu seleksinya sangat pendek pendek , tapi ini bukan alasan sehingga kami akan terus berbenah organisasi dan teeus konsolidasi," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved